BANDUNG, TODAY- Musim 2016 ini Persib Bandung banyak dihuni oleh peÂmain di posisi striker. Sebut saja Juan Carlos Belencoso, Tantan, Samsul Arif, Yandi Sofyan Munawar, Rudiyana, ZulÂham Zamrun, dan Sergio Van Djik yang dikabarkan akan segera merapat.
Ketika menghadapi Pusamania Borneo FC (PBFC) dan Bali United, dua laga terakhir Persib, Dejan menganÂdalkan Dias Angga, Vujovic, Purwaka Yudhi, serta Tony Sucipto sebagai tembok pertahanan. Toh, pelatih asal Serbia itu tak ingin menjamin tempat empat pemain itu.
Ia tetap menginginkan pemain terbaik dan paling siap dalam timnya. Dejan masih mempunyai stok bek yang mengantre untuk mendapatkan temÂpat utama di dalam tim. “Kami masih ada (Yanto) Basna, Hermawan, Agung (Pribadi), dan yang lain. Kalau ada kesÂempatan, pasti mereka main,†katanya.
Selain itu, Dejan memuji perbaikan penyelesaian akhir skuatnya meskipun tetap butuh perbaikan. Puji Tuhan, pasti pelan-pelan kami perbaiki karena selama babak kedua (lawan Bali UnitÂed) kami ada counter attack istimewa, 4 lawan 3 dan 3 lawan 4, tapi tak seleÂsai (berbuah gol),â€ujarnya.
Ia menyadari, striker utama Maung Bandung, Juan Carlos Belencoso, beÂlum membubuhkan gol selama di TSC tapi Dejan berharap bobotoh tak keÂhilangan kepercayaan pada penyerang asal Spanyol itu.
“Saya tahu, ia belum cetak gol tapi biasanya striker itu diam-diam lalu mencetak gol. Seperti Spaso (Ilija Spasojevic) musim lalu. Banyak yang bilang dia tidak bagus tapi akhirnya dan dia cetak gol sehingga membawa Persib juara Piala Presiden 2015),†kaÂtanya.
Selain itu, Dejan menampik isu pencoretan pemain untuk memberi tempat kepada para pemain yang baru dan segera bergabung seperti Sergio van Dijk dan Zulham Zamrun namun ia melontarkan opsi peminjaman peÂmain ke klub lain demi menjaga jam terbang sang pemain.
“Tidak ada pencoretan. Paling baÂgus kalau bisa, kalau bisa, kita kasih ke tim yang di Bandung dan kami bisa ikut perfomance dia. Kalau pemain hanya duduk di bangku cadangan, tiÂdak bagus,†katanya.
Sementara itu, Rudiyana merasa banyaknya penyerang di skuatnya buÂkan menjadi ancaman tak akan dapat jatah bermain. Dia mengaku tetap akan profesional dan siap bersaing unÂtuk mendapat jatah bermain. Dia meÂmang salah satu pemain yang jarang diberikan jatah bermain.
“Saya tetap profesional. Siapapun yang datang, siap bersaing tentunya,†ujar Rudi.
Alih-alih berkecil hati, justru dia menilai kondisi ini adalah ajang untuk meningkatkan skill dan pengalaman. Dia mengaku bisa mencuri ilmu dari striker lain yang memiliki segudang pengalaman.
Sekalipun jarang diturunkan, dia yakin kelak bisa mendapatkan kesemÂpatan memberikan kontribusi yang maksimal. Dia paham betul, harus meÂmiliki tekad dan menjaga konsistensi guna mendapat jatah bermain itu.
“Saya akan tetap menujukkan dan membuktikan, meskipun kesempatan itu belum datang. Saya yakin kesempaÂtan itu akan datang,†imbuhnya.
Menambah porsi latihan mutlak haÂrus dia lakukan, sebab Rudi bertekad mendapat tempat masuk dalam dafÂtar skuat inti. Langkah pertama yakni bersungguh-sungguh ketika menjalani latihan. “Dalam latihan akan lebih ditÂingkatkan lagi supaya lebih meningÂkat,†pungkasnya
Dejan Rubah Formasi
Kedatangan Sergio Van Dijk diyaÂkini akan mengubah skenario yang biasa dirancang Dejan Antonic dalam mengarungi Indonesia Soccer ChampiÂonship (ISC). Jika biasanya pelatih asal Serbia itu menggunakan formasi 4-2- 3-1, maka hadirnya Sergio bisa menÂgubah formasi menjadi 4-4-2.
Artinya, Dejan tetap akan meÂmaksimalkan komposisi pemain yang tersedia. Duet Sergio dan Juan Carlos Belencoso bakal jadi andalan di lini deÂpan Persib. Eksperimen dengan menÂgubah skema permainan yang sudah baku bisa jadi opsi yang adil. Karena, dengan menggunakan formasi 4-2-3-1, kemungkinan akan ada yang terpingÂgirkan dan memilih dari dua pilihan Sergio atau Belencoso.
“Biasanya kalau ada pemain baru datang, seorang pemain akan semaÂkin terpacu semangat untuk menaikÂkan penampilan di level terbaiknya. Begitu juga dengan kehadiran Sergio bisa mengasah kejataman Belencoso. Sergio bisa dikomparasikan dengan Belencoso,†kata Dejan.
Tapi Dejan pun siap melakukan eksperimen dengan memasang keduanÂya dalam formasi 4-4-2. Sayangnya forÂmula tersebut selama ini belum dilakukan Dejan sejak menukangi Persib. Sehingga ampuh atau tidaknya belum teruji. “Kita bisa memasangkan Belencoso dengan Sergio. Kenapa tidak,†ucapnya.
Tapi dalam persiapan singkat menghadapi Persiba Balikpapan pada Sabtu depan, skenario 4-4-2 sepertiÂnya belum bisa direalisasikan. Apalagi, Sergio rencananya baru tiba hari ini, Selasa (17/5/2016).
“Saya harus lihat dulu kondisi SerÂgio yang sekarang. Saya belum bisa katakan dia bagus dengan melihat penampilan dia di 2013. Tapi saya harÂus melihat kondisinya yang sekarang,†terang Dejan.
(Imam/net)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















