US Dolar Naik Hingga 13.592 Rupiah

“Tentu hal ini direspons dunia dan itu berdampak pada mata uang negara-negara scara umum turun, dan juga Indonesia, kita juga menyimak kondisi Brexit, di mana semakin tinggi kemungki­nan Inggris keluar dari Uni Eropa,” kata Agus dalam jumpa pers di Gedung BI, di Jakarta.

BACA JUGA :  Pendaftar Job Fair Kota Bogor 2026 Membeludak Tembus 6.892 Orang

Pergerakan harga minyak, dan stok bahan bakar di Amerika Serikat (AS) juga turut menjadi pemicu pergerakan dolar. “Ini menyebabkan suatu volatilitas dan kita menjaga nilai tukar berada di funda­mental ekonomi,” ujar Agus.

BACA JUGA :  DPRD Jabar Soroti Polemik Lahan Gunung Salak, Makelar Tanah dan Villa Liar Jadi Sasaran Penertiban

Agus mengatakan, penguatan dolar tidak hanya terjadi pada rupiah, namun juga kepada mata uang sejumlah negara secara umum. Pada sore ini, pergerakan dolar AS tertinggi berada di Rp 13.592. (Winda/dtc)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================