TERLALU SERING GUNAKAN PEMUTIH BISA MERUSAK GIGI

477975641PEROKSIDA merupakan bahan utama di sebagian besar produk pemutih gigi rumahan. Umumnya, produk tersebut dianggap aman dan bekerja dengan membentuk gelembung pada enamel gigi yang mampu mengangkat noda gigi

Oleh : Latifa Fitria
[email protected]

Produsen mengatakan, efek samping yang pal­ing umum terjadi dari pemakaian yang sering ialah sensitivitas gigi, namun para ahli memiliki pendapat yang berbeda ketika Anda me­mutuskan untuk memutihkan gigi Anda di rumah.

“Konsumen memiliki akses untuk mendapatkan produk pemutih gigi. Sayangnya, be­berapa produk justru dapat merusak gigi Anda,” kata Dr. Gerry Curatola dari Rejuvena­tion Dentistry di New York City.

BACA JUGA :  Turun Berat Badan Secara Instan Belum Tentu Sehat, Dokter Ungkap Risiko yang Mengintai

“Beberapa dari produk tersebut menggunakan konsen­trasi pemutih terlalu tinggi yang umumnya berbentuk hidrogen peroksida.”

Selain itu, beberapa produk pemutih gigi mengandung asam yang bisa menyebabkan keru­sakan, yaitu kerusakan pada jaringan lunak di mulut seperti gusi, lidah atau tenggorokan.

Ketika sering digunakan, lanjut Curatola, produk ini juga dapat menyebabkan kerusakan pada mineralisasi dan enamel gigi Anda. Jadi, jika Anda meli­hat warna biru neon pada gigi, itu dapat menjadi pertanda over-whitening, Curatola men­catat.

BACA JUGA :  Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Disadari, Kenali Gejala Awal Sebelum Terlambat

Pemutih gigi bisa membuat orang-orang kecanduan, se­hingga terus-menerus melaku­kan pemutihan gigi dengan produk pemutih gigi rumahan, seperti pemutih dalam bentuk pasta gigi, obat kumur, atau je­nis pemutih gigi lainnya. Pada­hal, rutinitas ini bisa membuat gigi menjadi rusak.

“Anda hanya boleh memu­tihkan gigi Anda dalam waktu singkat dan itu harus dilakukan tidak lebih dari 2 bulan sekali,” kata Curatola.

“Sehingga, saya benar-benar merekomendasikan un­tuk melakukan konsultasi dengan dokter gigi se­cara langsung, atau melakukan proses ini di bawah penga­wasan dokter gigi,” pungkasnya. (NET)

 

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================