
Polisi itu menimpali, “Harusnya kamu berfikir logis dan atas dasar prioritas. MesÂtinya kan lebih memilih nabrak satu orang ketimbang nabrak banyak orang.†Sopir itu merasa tak ada yang salah dengan cara berpikirnya. Dia menjawab, “Bapak, cara berpikir kita sama bahwa harusnya kakek itu yang ditabrak. Masalahnya, kakek itu lari menuju pesta itu ketika tahu saya akan menabraknya. Jadi saya kejar kakek itu, maÂkanya pesta itu kena tabrakan saya.â€
Polisi tadi kaget, marah bercampur geli. Ternyata penyelesaian akhir dari cara berÂpikir itu menjadi penentu hasil akhir. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















