
Yang juga menarik, kepala sekolah, guru dan para murid di sekolah ini juga memiliki kesadaran lingkungan yang sangat tinggi. Salah satu conÂtohnya, meski sekolah mereka masih hijau, SMAN yang dipÂimpin H Taupik ini meminta Tim Bogor Hejo melalui BLH Kabupaten Bogor untuk menaÂnam pohon di sekolah mereka.
‘’Penanaman pohon meÂmang tak perlu menunggu lingkungan hingga gundul dan kritis. Penanama bisa dilakuÂkan saat lingkungan masih hijau untuk peremajaan poÂhon dan melengkapi koleksi pohon-pohon yang sudah ada,’’ kata Pemimpin Redaksi SKH Bogor Today Alfian MuÂjani yang juga hadir bersama GM Bogor Today Amalia Dian Puspitasari, Sekretaris Bogor Hejo Tatpo Marsito, Ketua Rapi Ciampea Nano Darsono dan Moh. Hoer.
Karena itu Alfian memuji dan mendukung langkah yang dilakukan SMAN 1 NangÂgung mengembangkan hujan di belakang sekolah menjadi hutan pendidikan. ‘’Dengan dijadikannya hutan ini sebagai hutan pendidikan, maka akan semakin kaya dengan koleksi aneka jenis pohon dan keragaÂman hayati,’’ katanya.
Para muris yang sehari-hari jauh dari keramaian dan kebisingan ini, tampak terhiÂbur dan bergembira ketika Amel, panggilan Amalia Dian Puspitasari melakukan edukaÂsi pohon melalui kuis pohon. Wajah mereka tampak berseri-seri dan memberikan aplous setiap kali teman-temannya berhasil menjawab pertanÂyaan Amel.
Sejumlah hadiah seperti 2 kantung beras lima kiloan dari donatur Bogor Hejo, payung, dan perlengkapan sekolah dari Linda Kristanti Nussy SH (BRI Dewi Sartika) dibagikan kepada para pelajar yang bisa menjawab dengan tepat setiap pertanyaan dari Amel. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















