
Adapun untuk apartemen saat ini tengah dipasarkan tower perÂtama, yakni Saffron Noble sebanÂyak 728 unit. Harga jualnya antara Rp 600 juta hingga Rp 800 juta per unit. Serah terima unit aparteÂmen ini rencananya dilakukan pada 2019 mendatang.
Ruang baru
Saat ini harga lahan di kaÂwasan perumahan Sentul City berkisar Rp 7 juta hingga Rp 13 juta per meter persegi. SeÂmentara untuk lahan komerÂsial menyentuh angka Rp 15 juta hingga Rp 20 juta per meÂter persegi. Sedangkan harga properti Sentul City terendah Rp 900 juta dan tertinggi Rp 20 miliar.
“Karena harga lahan masih relatif lebih rendah, apresiasi harga properti di sini akan lebih tinggi di tahun-tahun mendatang karena didukung dengan adanya akselerasi pembangunan infraÂstruktur dan perkembangan fasilitas lainnya,†kata Steven.
Steven optimistis permintaan properti di Sentul City akan terÂus meningkat. Hal itu seiring seÂmakin semakin padatnya Jakarta sehinggga dibutuhkan ruang-ruÂang hidup baru yang lebih segar.
“Tapi, pusat pertumbuhan baru ini harus dibuat serendah mungkin tingkat ketergantunÂgannya dengan Jakarta agar beban Jakarta tidak semakin berat,â€ujarnya.
Untuk mendukung itu, piÂhaknya menyiapkan 60 sampai 70 persen ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan tersebut. SenÂtul City juga terus melakukan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya mencakup jaÂlan utama kawasan, melainkan juga jalan lingkungan, instalasi pengolahan air bersih, instalasi pengolahan air limbah, lampu penerang jalan umum (PJU), dan lain-lain.
â€Untuk membangun kaÂwasan mandiri yang infrastrukÂturnya belum mapan memang butuh investasi lebih besar. UnÂtuk membangun infrastruktur di Sentul City ini investasinya miniÂmum Rp25 triliun, tetapi tentuÂnya dalam jangka panjang,†kata Steven.
(net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















