Konflik Semenanjung Korea Memanas

tentara-korea-selatan-bersiap-di-tengah-memanasnya-semenanjung-korea-_130402172840-548WASHINGTON TODAY– Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon menyerukan untuk kembali menggelar dialog dengan Korea Utara (Korut), guna meredakan ketegangan di se­menanjung Korea. Hal itu dis­ampaikan Ban dalam lawatan ke Korea Selatan (Korsel).

“Kita harus menemukan jalan kembali ke dialog,” ujar Ban di forum perdamaian dan keamanan yang digelar di Pu­lau Jeju, Kamis (26/5/2016).

“Saya menyambut semua upaya untuk melangkah maju. Dan saya siap untuk secara pribadi berkontribusi dengan cara apapun yang bisa berman­faat,” tandas pemimpin badan dunia itu.

BACA JUGA :  Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Aktivitas Penerbangan Sempat Lumpuh

Ketegangan antara Korut dan Korsel telah meningkat se­jak Pyongyang melakukan uji coba nuklir keempat kalinya pada Januari lalu. Beberapa pe­kan terakhir, Pyongyang telah beberapa kali mengusulkan pembicaraan militer untuk meredakan ketegangan. Na­mun pemerintah Korsel me­nolak usulan tersebut dan menganggapnya sebagai taktik propaganda belaka.

Pemerintahan Presiden Korsel Park Geun-Hye bersik­eras bahwa dialog antar-Korea hanya bisa dimulai setelah Ko­rut membuat komitmen nyata untuk denuklirisasi.

BACA JUGA :  Netanyahu Tegaskan Israel Akan Hentikan Ancaman Iran, Sebut Rezim Teheran Tak Akan Bertahan

Meski menyerukan dialog dengan Korut, Ban juga me­nyerukan komunitas inter­nasional untuk benar-benar menerapkan sanksi-sanksi te­gas PBB terhadap Korut terkait uji coba nuklir terbarunya.

Ban pun menyerukan Pyongyang untuk tidak melaku­kan provokasi lebih jauh. Menu­rutnya, ambisi Korut untuk senjata nuklir dan rudal balis­tik hanya membahayakan ke­amanannya sendiri dan melukai warganya.

(Yuska Apitya/net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================