Brand Lokal Rasa Internasional

IMG-20160601-WA0009KEBANYAKAN para wanita seringkali melirik tas-tas brand ternama dunia dengan harga selangit. Jarang dari mereka yang melirik tas buatan lokal, padahal saat ini banyak desainer tas lokal yang mampu memproduksi barang dengan kualitas baik, elegan dan tak kalah saing dengan brand dunia.

Oleh : Winda Herviana
[email protected]

Salah satunya ialah Peppy Megawati dan Ariani. Hubungan saudara an­tara keponakan dan tante ini kom­pak meluncurkan produk ung­gulan yang diberi label Pepari Leather. Sebelum menggunakan label tersebut, di tahun 2013, keduanya melahirkan label De’Culture. Namun, tanpa meninggalkan produk yang lama, di tahun 2015 keduan­ya sepakat untuk meluncurkan label baru bernama Pepari Leather.

Pepari Leather memproduksi tas-tas dan dompet berkualitas dengan karakter simple bernuansa vintage. Produk Pepari Leather menggunakan kulit sapi asli yang berkualitas. Desain tas maupun dompet diakui Peppy dibuat olehnya sendiri.

“Untuk desainnya masih kami yang konsep. Untuk menambah referensi bi­asanya kami lihat dari internet atau ma­jalah fashion, tapi tetap label kami ten­tunya memiliki ciri khas tersendiri,” ungkapnya ramah. Diakui Peppy, awal mula merintis usaha ini, Ia bersama tante­nya hanya memproduksi beberapa tas dan dompet saja. Namun, melihat pasar dan respon yang positif, kini dalam sebu­lannya Pepari Leather dapat memproduk­si hingga 500 buah tas dan dompet.

Awal modal Peppy merintis usaha Pepa­ri Leather terbilang cukup besar. Keduanya harus rela menjual beberapa aset pribadi demi mengembangkan bisnisnya tersebut. “Memproduksi tas dan dompet kulit awal­nya memang membutuhkan biaya yang be­sar. Jika dikisarkan, kemungkinan sampai mencapai Rp 70 jutaan,” terangnya.

Dengan kegigihan Peppy bersama sang tante, kini hasil jerih payah ked­uanya pun menghasilkan sesuatu yang manis. Kini, dalam perbulannya, Peppy bisa mendapatkan omzet dari produksi penjualan hingga mencapai Rp 280 juta.

“Targetnya kami, inginnya pencapa­ian tersebut bisa meningkat terus. Apalagi kami sempat bersama Desperindag Kota Bogor mengikuti pameran di Vietnam. Itu menambah semangat kami untuk terus maju,” paparnya.

Demi kenyamanan dan mempertah­ankan kualitas barang, Peppy mengaku tak membuka reseller untuk produk-produknya. Ia hanya menjual melalui online seperti melalui facebook di Pepari Leather dan instagram @pepa­ri.leather.

“Showroom juga ada, na­mun buka hanya setiap Senin sampai Sabtu, pukul 09.00 – 17.00 WIB. Showroom kami di Jalan Masjid Al-Hikmah No 36, Semplak Bogor,” tu­tur wanita berparas manis ini.

Seluruh produk Pepari Leather tentunya membuat para wanita tergiur membeli karena melihat model dan desainnya yang cantik. Harga tas produk ini dibanderol sekitar Rp 450 ribu hingga Rp 850 ribu. Sedangkan untuk dom­pet, Pepari Leather membuka harga kisaran Rp 225 ribu hingga Rp 600 ribu. Peppy berharap, kedepannya usaha onlinenya kini akan semakin diminati dan produknya terus dicintai oleh para konsumen. “Jikapun nanti kami buat gallery pribadi, kami kon­sepnya ingin membuat gallery rumahan sehingga para customer bisa melihat-lihat produk unggulan kami dengan santai dan nyaman,” pungkasnya.

 

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================