Rawat Pohon Mencegah Kerusakan Bumi

Untitled-21RICKY ISKANDAR
[email protected]

Hari kedua Ra­madhan, Tim Bogor Hejo men­gunjungi Pon­dok Pesantren Al-Inayah di Kampung Pasir, Jl Danau Bogor Raya, Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Di ponpes modern ini, Tim Bogor Hejo melakukan penanaman pohon buah-bua­han.

“Salah satu tugas kita adalah merawat keindahan bumi dan seisinya. Menanam pohon merupakan upaya konkret merawat bumi,” kata Kepala Ma­drasah Aliyah (MA) Al Inayah Abdullah Hudri dalam sambu­tannya di acara penanaman po­hon buah-buahan bersama Tim Bogor Hejo, Selasa (7/6/2016)

Hadir dalam kesempatan ini Pemimpin Redaksi Bogor Today Alfian Mujani, Sekretaris Bo­gor Hejo Tato Marsito, relawan Bogor Hejo Amalia Dian Puspi­tasari, para guru MA-MTs dan para santriwan dan santriwati Ponpes Al Inayah Kota Bogor.

Abdullah menjelaskan bah­wa Allah menciptakan alam semesta penuh dengan kein­dahan. Pohon serta keanek­aragaman hayati metupakan bagian dari keindahan alam. Keindahan tersebut kemu­dian rusak akibat ulah manu­sia. “Padahal Allah melarang denfan keras agar kita tak membuat kerusakan di muka bumi,” kata Abdullah.

BACA JUGA :  Peabo Bryson, Suara Legendaris di Balik Lagu Disney, Tutup Usia pada 75 Tahun

Pelanggaran atas larangan Allah tersebut, lanjut Abdullah, telah menimbulkan banyak bencana alam seperti panad dan kekeringan, banjir dan ta­nah longsor, pencemaran uda­ra, dan lain sebagainya. Karena itu, katanya, kegiatan mena­nam pohon merupakan suatu keharusan dan perintah Allah.

Sebelumnya Alfian Mujani menjelas konsep dan seman­gat gerakan menanam pohon setiap hari yang dilakukan Bo­gorHejo. “Gerakan menanam pohon setiap hari ini dilandasi rasa syukur atas keindahan alam yang diberikan Allah. Tetapi keindahan itu kini su­dah banyak mengalami keru­sakan,” katanya.

Karena itu, lanjut Alfian, surat kabar harian Bogor To­day melalui Gerakan BogorHe­jo melakukan penanaman po­hon setiap hari, meskipun ini bulan suci Ramadhan dimana banyak sekolah sedang mrma­suki musim liburan. “Kami bersyukur ada pesantren Al Inayah yang tetap melakukan kegitan di bulan suci Ramad­han ini,” katanya.

Selain itu, menurut Alfian, penanaman pohon ini juga di­maksudkan untuk mengemba­likan hawa sejuk yang sudah lama meninggalkan Bogor. “Dulu Bogor sangat sejuk, sek­arang sama panasnya dengan Jakarta dan kota lain di Jabo­detabek,” katanya.

BACA JUGA :  Netanyahu Tegaskan Israel Akan Hentikan Ancaman Iran, Sebut Rezim Teheran Tak Akan Bertahan

Lebih dari itu, menurut Al­fian, penanaman pohon yang dilakukan Bogor Hejo ini juga untuk mendukung program ketahanan pangan. Karena itu, pohon yang ditanam ham­pir seluruhnya buah-buahan. “Pohon buah selain mendu­kung program ketahanan pangan juga bisa menjadi kori­dor burung,” kata Alfian.

Meski suasana bulan pua­sa, kegiatan menanam pohon di Ponpes Al-Inayah ini tetap semarak dan bersemangat. Amel, panggilan akrab Amalia Dian, tetap membawakan kuis pohon berhadiah sembako dan peralatan sekolah serta payung sumbangan dari para donatur seperti Linda Kristanti Nussy SH dari Bank BRI Dewi Sartika dan Bank BJB. Para santri dan santriwati tampak asyik dan terhidur dengan game yang dibawakan Amel ini.

Suasana Ponpes yang me­miliki 250 santri dan santriwati ini berbeda dengan hari-hari biasa. Ke­hadiran Bogor Hejo telah membawa suasana baru yang sangat menghibur meteka. (*)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================