Inggris dan Rusia Terancam Diskualifikasi

Untitled-23PARIS– Inggris dan Rusia terancam didiskualifikasi dari Euro 2016 jika tak bisa mengendalikan suporter masing-masing pada turna­men sepakbola terakbar di Eropa tahun ini.

Peringatan itu diberikan UEFA menyusul bentrok su­porter sebelum kick-off per­tandingan Inggris kontra Rusia di Stade Velodrome, Minggu (12/6/2016) dinihari WIB.

Bentrokan itu menye­babkan beberapa bar dan toko mengalami kerusakan. Tak lama setelah laga yang berakhir dengan skor 1-1 itu selesai, ratusan suporter Ru­sia menyeberangi pembatas tribun untuk mendatangi su­porter Inggris. Kejadian itu memunculkan kepanikan di kubu pendukung Inggris.

Beberapa suporter Ing­gris segera menghindar, di mana sebagian dari mereka ada yang memanjat pagar pembatas untuk menghindari terjadinya bentrokan. Semen­tara suporter Rusia melem­parkan berbagai benda ke arah suporter Inggris.

BACA JUGA :  Dorong Transaksi Non-Tunai di Pasar Kebon Kembang, Perumda PPJ dan BSI Resmikan Sales Outlet Lapak

UEFA tengah mengusut kejadian itu dan telah mem­buka proses disiplin terha­dap Rusia. Mereka berharap kerusuhan itu adalah yang pertama dan terakhir. Jika sampai terulang, mereka tak akan ragu untuk mendepak Inggris atau Rusia dari tur­namen.

“Komite Eksekutif UEFA telah memperingatkan ked­ua asosiasi bahwa terlepas dari setiap keputusan yang diambil oleh badan disiplin independen terkait kejadian di dalam stadion tidak ragu untuk menjatuhkan sanksi tambahan kepada Foot­ball Association (FA) dan Russian Football Union (RFU), termasuk potensi dis­kualifikasi untuk tim mereka masing-masing dari turna­men jika kekerasan sema­cam itu terjadi lagi,” tulis UEFA dalam pernyataannya yang dikutip Soccerway.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

“Kami mendesak FA dan RFU untuk menyerukan ke­pada suporter mereka agar berperilaku secara bertang­gung jawab dan penuh hor­mat. Kami juga ingin me­nyuarakan dukungan kami kepada otoritas Prancis dan petugas keamanan untuk upaya mereka menciptakan turnamen yang aman dalam situasi yang menantang,” tandas pernyataan itu. (Ri­shad/Net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================