Untitled-11MENGAKHIRI pekan kedua di bulan puasa, siswa siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wijaya Plus menggelar kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat). Kegiatan tak hanya dihabiskan waktu sambil mendengarkan ceramah saja, agar tidak bosan, murid turun langsung ke jalan untuk berbagi takjil kepada masyarakat.

Oleh : Latifa Fitria
[email protected]

Pelaksanaan pembagian takjil dilaksanakan di de­pan gang Sekolah Wijaya Plus, tepatnya di Jalan Raya Mayjen H.R.Edi Sukma, Jalan Bogor- Sukabumi. Takjil dibagikan kepada pengemudi angkutan kota (angkot), penumpang, pengemudi sepeda mo­tor, kendaraan pribadi dan angkutan massal jarak jauh, dengan harapan bisa membantu mensegerakan un­tuk berbuka puasa ketika waktu ber­buka puasa sudah masuk.

Baca Juga :  Pengertian dan Tata Cara Wudhu

Dari mulai kegiatan Sanlat, Ber­bagi Takjil sampai dengan berbuka puasa kegiatannya itu tentunya berkat kerjasama semua komponen Yayasan, Struktural, Tata Usaha dan tentunya OSIS dan Seluruh Siswa-siswi baik SMP maupun SMK Wijaya Plus.

Kepala SMP Wijaya Plus, H.E.Susanto menjelaskan, di Bulan Suci Ramadhan 1437 H menyeleng­garakan kegiatan Sanlat, Buka Ber­sama dan Program Berbagi Takjil untuk yang berbuka Puasa.

Kegiatan Sanlat (Pesantren Kilat) dan Program Berbagi Takjil ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan se­tiap tahunnya, dan kegiatan Sanlat dan Program Berbagi Takjil ini tiap tahunnya dapat dilaksanakan tidak luput atas saran dan bimbingan dari ket­ua Yayasan Pendidikan, Slamet Wijaya (YPSW) Bapak Slamet Wi­jaya, SE,MM. “Tahun Lalu pemba­gian Takjil dilaksanakan berjumlah 1000 Takjil hanya satu hari pelaksa­naan dan tahun sekarang ditargetkan 10.000 dengan waktu 6 hari dari tanggal 13 s/d 18 Juni 2016 . Mudah-mudahan kegiatan ini membawa ke­berkahan bagi kita semua. Amin Ya Robbal Allamin. ,” beber dia.