BOGOR TODAY– Bulan RamaÂdan merupakan bulan yang palÂing suci bagi umat Islam. Dua peÂkan sudah mereka berpuasa. Tak hanya lapar dan dahaga yang diÂtahan, melainkan juga menahan amarah pun tak luput dari kegÂiatan di bulan yang penuh ampuÂnan ini. Selain itu, rupanya ada salah satu kegiatan yang menjadi ciri khas dan selalu ditunggu-tunggu ketika Ramadan datang, yakni berburu takjil menjelang buka puasa atau biasa dikenal dengan sebutan ngabuburit.
Istilah ngabuburit memang lekat dari bulan Ramadan. Jika waktu sore tiba, maka segeromÂbolan muda-mudi siap berjalan-jalan sore sambil memilih kudaÂpan yang lezat untuk dimakan ketika azan Magrib berkumanÂdang. Tak hanya kudapan yang dijual, beberapa pedagang pun menjual beraneka lauk-pauk beÂserta sayurnya.
Salah satu sentral tempat berburu takjil di Bogor ialah di Perumahan Yasmin. Salah satu sisi di dalam Perumahan Yasmin yang disebut bundaran Yasmin selalu dipadati oleh para pedaÂgang dan pembeli ketika waktu ngabuburit tiba. Para pedagang mulai menjajakan dagangannya pukul empat sore. Mulai dari jajanan pasar, seperti kue cuÂbit, kue ape, otak-otak, cakue, pisang cokelat Lumer, hingga jajanan khas Ramadan, seperti kolak pisang dan kerupuk mi. Tak ketinggalan juga lauk pauk, seperti ayam bakar dan juga saÂyur mayur.
Sekalipun tempatnya berada di pinggir jalan dengan kondisi gang yang kecil, rupanya tidak membuat para pembeli menyÂerah untuk berburu hidangan berbuka puasa. Hampir seluruh gerai dipadati pembeli. TerdenÂgar beberapa kali suara para pembeli yang menawarkan baÂrang incarannya itu.
Kendati demikian, ada saja beberapa pedagang yang sepi pembeli. Sebagai contoh ialah ibu penjual otak-otak akar yang mengaku bahwa pada pukul emÂpat sampai lima sore memang wajar saja jika tak banyak pemÂbeli yang datang. (Herza/mgg)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














