
Untuk kualitas bahan utama produknya pun tak perlu diragukan. Sutarmanto memilih kulit kambing, sapi, dan domba sebagai bahan utama produk kulitnya.
“Kualitas produk Kalong mengacu standar pasar ekspor, benang dan jaÂhitannya pun menggunakan auto lock sehingga jika benang ada yang terbuka tak akan membuat benang lainnya ikut lepas,†terangnya.
Sutarmanto mengaku memang dirinÂya lebih membidik kalangan menegah ke atas. Untuk harga yang ditawarkan, jaket kulit Kalong miliknya menawarkan harga mulai Rp 1,8 jutaan. Kemudian, harga tas dibanderol Rp 450 ribu hingga Rp 3 juta.
“Kami memproduksi sepatu pengaÂman (safety shoes), yakni sepatu kerja yang dilengkapi pengeras depan dari baja, namun keunggulan produk kami ialah sepatunya lentur dan ringan. HargÂanya sekitar Rp 450 ribu,†tuturnya.
Dengan memasuki momen musim mudik lebaran yang sebentar lagi, dirinÂya kini tengah gencar memproduksi promo harga yang relatif murah, yakni paket lengkap untuk sepatu touring, jaÂket, dan sarung tangan seharga Rp 900 ribu.
Pengalaman menekuni bisnis seÂlama belasan tahun membuat SutarÂmanto sudah banyak makan asam garam dunia usaha. Produk yang diÂjualnya pun sering mendapat pujian dan dipesan oleh berbagai kalangan atas.
Walau demikian, tak dimungkiri oleh Sutarmanto, fluktuatif jumlah pemesanan maupun pembelian tentunya berpengaruh besar untuk omzet yang diterimanya. Namun, ia tetap optimis usaha yang dirintisnya ini akan tetap eksis dan bertahan. (ed:Mina)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















