
ASSEN– Pebalap Movistar Yamaha, ValenÂtino Rossi merasa lebih kompetitif pada MotoGP 2016 ketimbang musim lalu. Meski hingga seri ketujuh pebalap Italia itu maÂsih berada di belakang Marc Marquez dan Jorge Lorenzo, VR46 merasa jauh lebih baik musim ini.
Musim lalu, Rossi naik podium 15 kali dari 18 seri, meraih empat kemenangan, dan nyaris juara. Ia “hanya†kalah (dari Lorenzo) di seri terakhir, setelah start dari posisi buncit karena terkena penalti dari inÂsidennya dengan Marquez di Sepang.
Musim ini, The Doctor sudah meraup dua kemenangan dari tujuh seri. Hanya saja, ia juga sudah gagal finis dua kali. Kini, Rossi menempati posisi klasemen denÂgan nilai 103, di bawah Marquez (125) dan Lorenzo (115). “Tahun ini sepertinya aku tampil lebih kuat walaupun aku mendapat poin lebih sedikit. Tahun lalu aku bersaing untuk menjadi juara, namun di beberapa balapan, aku tidak secepat Lorenzo dan Marquez,†ungkap Rossi dikutip dari AutoÂsport.
Ia juga mengatakan bahwa tahun ini MotoGP menjadi lebih kompetitif dan tak mudah diprediksi, dan oleh karena itu lebih menarik.
“Aku merasa semua pembalap ada di level yang sama. Marquez dan Lorenzo masih menjadi yang tercepat, namun Dani Pedrosa, Maverick Vinales, dan Andrea Iannone juga sangat kuat. Terkadang juga, motor kami lebih kencang, kadang Honda lebih kencang, kadang motor-motor lain juga bisa lebih kencang. Namun masih ada 11 race tersisa. Jadi yang terpenting adalah tetap fokus dan bekerja keras,†pungkas The Doctor. Lorenzo Jalani Tes Doping Jelang balapan di GP Assen, Belanda, Jorge Lorenzo mengaku sempat terkejut dengan tes doping dadakan yang diselengÂgarakan oleh pihak Agensi Anti Doping DuÂnia (WADA). Tes doping tersebut dilakukan saat dirinya berlatih di Lugano, Swiss.
Lorenzo adalah satu-satunya pembalap yang mengungkapkan menÂgenai tes doping tersebut di media sosial. Ia mengaku sempat terkejut dengan kegiatan tersebut.
“Tes anti doping yang mengejutkan saat saya berlatih di Lugano,†tulis Lorenzo dalam akun Twitter miliknya, Rabu (22/6/2016).
Seperti diberitakan Marca, Rabu (22/6/2016), setiap pembalap memang harus bisa dikontak setiap saat oleh WADA. Itu diperlukan agar WADA bisa melakukan tes dadakan di mana pun sang pembalap berada.(Rishad/Net)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















