GERD pada Anak Bisa Ganggu Tumbuh Kembang, Kenali Gejalanya

GERD
GERD pada Anak Bisa Ganggu Tumbuh Kembang, Kenali Gejalanya. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM GERD atau gastroesophageal reflux disease tidak hanya dialami orang dewasa. Kondisi naiknya asam lambung ke kerongkongan juga dapat menyerang anak dan berpotensi mengganggu proses tumbuh kembang apabila tidak ditangani sejak dini.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastroentero-Hepatologi Anak Eka Hospital MT Haryono, Eva Jeumpa Soelaeman, menjelaskan GERD umumnya mulai ditemukan pada anak berusia di atas satu tahun. Berbeda dengan bayi yang sering mengalami gumoh karena saluran pencernaannya belum berkembang sempurna, GERD pada anak yang lebih besar biasanya dipicu oleh kebiasaan sehari-hari.

Menurut Eva, beberapa faktor yang dapat memicu GERD antara lain tidur segera setelah makan, aktivitas fisik berlebihan seperti berlari atau melompat usai makan, makan dalam porsi terlalu banyak, hingga penggunaan pakaian yang terlalu ketat sehingga menekan area perut.

BACA JUGA :  Putri Kusuma Wardani Lolos Mulus ke Babak 16 Besar China Open 2026

GERD terjadi ketika otot sfingter yang berfungsi sebagai katup antara lambung dan kerongkongan melemah. Akibatnya, isi lambung beserta asamnya kembali naik ke kerongkongan dan menimbulkan berbagai keluhan.

Eva menegaskan orang tua perlu membedakan antara GER dan GERD. Pada bayi, gumoh atau gastroesophageal reflux (GER) merupakan kondisi yang normal dan biasanya membaik seiring pertumbuhan. Sementara GERD merupakan refluks yang terjadi berulang hingga menimbulkan gejala, mengganggu aktivitas, bahkan memengaruhi pertumbuhan anak sehingga memerlukan penanganan medis.

BACA JUGA :  Mitsubishi Xforce HEV Resmi Dirakit di Indonesia, Target Penjualan Naik Dua Kali Lipat

Gejala GERD pada anak tidak selalu berupa muntah. Kondisi ini juga dapat ditandai dengan nyeri perut, sering bersendawa, nafsu makan menurun, cegukan berulang, batuk kronis terutama pada malam hari, nyeri dada, mengi, bau mulut, sulit menelan, hingga kerusakan gigi akibat paparan asam lambung.

Dalam beberapa kasus, batuk berkepanjangan yang sulit sembuh ternyata dipicu oleh GERD. Karena itu, keluhan batuk kronis yang tidak membaik perlu mendapat evaluasi lebih lanjut agar penyebabnya dapat diketahui secara tepat.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================