Pengamat Politik asal IPB, Yusfitriadi men­gatakan, dalam fenomena pemilihan ketua partai di daerah, kerap kali kekuatan politik pusat mendominasi ketimbang lokal. Dimana kekuatan elit pusat kerap mengintervensi elit-elit di daerah. “Disemua level kepe­mimpinan Parpol sampai ranting, kekuatan politik pusat kerap mewarnai penen­tuan figur. Objektivitas pemil­ih pun menjadi tergeser lanta­ran intervensi kekuatan yang lebih besar,” katanya kepada BOGOR TODAY, kemarin.

Perebutan kursi ketua men­jadi menarik, menginggat Kota Bogor akan menghadapi Pe­milihan Walikota dan Legisla­tif. Kondisi tersebut membuat para elit politik, mulai men­cari legitimasi yang kuat pada struktur kepartaian. “Mereka yang mendapat posisi strat­egis di struktur kepartaian akan lebih menjadikan mer­eka aman pada karir politik mereka kedepan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Kevin Sanjaya Resmi Putuskan Pensiun Sebagai Atlet Bulu Tangkis

Ia juga mengatakan, figur Yus Ruswandi sedang berusa­ha untuk membangun keper­cayaan publik di Kota Bogor. Aspirasi kader akar rumput yang menginginkan Yus me­mimpin, tentu lebih menge­tahui kapasitas Yus ketimbang elit pusat. “Intervensi elit pusat hanya akan mengke­biri potensi-potensi kader di tingkat lokal yang justru su­dah sejak awal membangun Golkar di tingkat lokal. Selain itu, akan lebih de­mokratis bila elit pusat menghargai kaderisasi di ranah lokal. Biar­kan kader lokal yang menentukan pe­mimpin te r b a i ­k n y a , ” tandasnya. ( P a t r i c k )

BACA JUGA :  Rekomendasi 5 Tempat Olahraga Golf Favorit di Bogor, Dijamin Sejuk

 

Halaman:
« 1 2 » Semua
============================================================
============================================================
============================================================