
Sementara Hazard sendiri menilai timnya menjlani laga yang indah di Kota Toulouse. “Ya, saya mempunyai keinginan besar untuk memetik kemenangan,†kata Hazard seperti dilansir oleh Soccerway.
“Kami mencetak banyak gol, menÂciptakan banyak peluang, dan Thibaut Courtois mencatatkan clean sheet, jadi ini merupakan malam yang menyenangÂkan. Saya tahu bahwa mereka merupakan tim dengan kualitas tinggi yang bertahan dengan baik. Saya tahu bahwa kami harus sabar untuk mencetak gol,†imbuhnya.
Pulang dengan kepala tegak
Kekalahan telak memaksa skuad The Magical Magyars berkemas dari Prancis. Namun, langkah mereka di turnamen edisi kali ini jauh melebihi ekspektasi. Terlebih, perlawanan Hongaria terhadap Belgia ditandai dengan terciptanya 16 perÂcobaan (6 on target).
Ini adalah turnamen besar pertama Hongaria sejak tampil di Piala Dunia 1986. Sedangkan di Piala Eropa, ini adalah turÂnamen pertama mereka sejak mencapai posisi empat di 1972.
Di turnamen ini, Hongaria tidak terÂkalahkan di babak penyisihan dengan mengumpulkan enam poin hasil satu kemenangan dan dua seri. Hongaria sukses keluar sebagai juara Grup F, ungÂgul dua poin dari Portugal, tim yang jauh lebih difavoritkan.
“Pertandingannya bisa saja berakhir berbeda di babak kedua, dengan keberunÂtungan kami mungkin bisa mencetak gol balasan. Tentu wajar kami kebobolan beÂberapa peluang melawan sebuah lawan yang kuat,†menurut pelatih Hongaria, Bernd Storck di UEFA.com.
“Belgia pantas menang. Selamat unÂtuk mereka, tapi bagaimanapun saya sanÂgat gembira dengan performa tim saya di Piala Eropa ini. Mereka bisa meninggalkan Piala Eropa dengan kepala tegak. Mereka mencapai sesuatu yang menakjubkan.â€
“Di babak pertama, terutama, kami sedikit terlalu segan kepada mereka tapi di babak kedua kami mencoba seÂgalanya dan sayangnya, kami tidak mendapat ganjaran atas tindakan itu,†kata Storck. (*/Net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















