
Imam juga merekomenÂdasikan hukuman kepada The Jakmania, yakni dilarang mengÂhadiri pertandingan Persija samÂpai selesai kompetisi atau enam pertandingan tanpa atribut.
“Soal hukuman untuk The Jakmania, itu sudah kami sepakati dan saya yakini suÂdah yang terbaik. Tentunya kejadian ini yang terakhir kaÂlinya,†kata Ferry Paulus usai pertemuan.
“Hukuman ini bisa dibilang cukup fair, karena dampaknya cukup besar terutama korban-korban dan kerugian mateÂrial-material, ini merupakan kerugian terbesar kami selama empat dan lima tahun terakhir.â€
Ferry juga mengatakan bahwa dia akan mendorong klub-klub untuk mencegah agar kejadian serupa tak teruÂlang. Sebab menurutnya cukup Persija saja yang menanggung dan mengalami kerugian ini.
“Bahwa seluruh kerugian-kerugian yang harus kami tangÂgung menjadi beban kami, dan kami harus menjalankan sesÂuai apa yang sudah digariskan pada akhir 15 Juli,â€
Terkait total kerugian maÂterial, Ferry mengaku belum tahu. Namun menurutnya timÂnya harus mengalami kerugian secara mental terutama para pemainnya.
“Sebenarnya tidak main di GBK merupakan kerugian besar, apalagi bermain tidak dihadiri oleh fans. Tentu pskiÂlogis, moril, mental pemain juga terganggu dan tim,†imÂbuhnya.
Ferry juga segera melakuÂkan pembinaan terhadap The Jakmania yang diharapkan mereka bisa lebih baik lagi dalam mendukung timnya.
“Ya dengan hukuman ini menjadi pelajaran yang baik untuk kita semua, terutama Jakmania. Kami akan melakuÂkan pembinaan kepada JakmaÂnia karena itu bagian penduÂkung kami dalam kurun waktu tidak lama. Kami akan melakuÂkan tindakan strategis untuk melakukan pembinaan sesuai kaedah sepakbola,†tuntasnya. (Imam/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














