
“Jadi setiap ada fakta fakta baru muncul di persidangan, menjadi arah masukan untuk Kejari Kota Bogor, siapa tahu dalam persidangan itu munÂcul fakta yang menjurus keÂpada alat bukti yang selama ini tidak dimiliki Kejari. Jadi ketika ada sesuatu yang baru dalam fakta persidangan, harus segera di tindaklanjuti dan dijemput bola,†terangÂnya.
Dalam kesempatan terseÂbut, Sumartini meminta Kejari untuk segera menÂjemput bola memeriksa kemÂbali orang orang yang disebut dalam persidangan. “PenÂgungkapan kasus harus diÂlanjutkan, tinggal Kejari menÂelusuri siapa saja pihak pihak yang bertanggung jawab dalam kasus ini, karena kita meyakini sudah ada unsur kerugian negara dalam kasus Angkahong ini,†ucapnya.
Kejari harus berani maÂsuk kepada pihak yang berÂtanggung jawab, dan jangan tebang pilih. nama sejumÂlah pejabat teras sudah diseÂbutkan oleh sejumlah pihak dalam persidangan, jadi janÂgan sampai hal itu didiamÂkan, sehingga yang terjadi adalah, kasus itu hanya menÂgorbankan kalangan orang tidak bersalah, sedangkan akÂtor pemeran utamanya tidak terungkap. Berbicara soal penegakan hukum dan keÂadilan bisa terwujud dengan sebenar benarnya, asalkan pihak Kejari berani mengungÂkap semuanya.
“Para terdakwa juga janÂgan mau menjadi tumbal maupun dikorbankan oleh pihak yang seharusnya berÂtanggung jawab. Kesaksian para pejabat teras baik di Pemkot Bogor maupun pihak Legislatif sangat penting dan akan menjadi utama dalam pengungkapan kasus AngkaÂhong,†tandasnya. (Abdul Kadir Basalamah)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















