Astra Hidupkan Bisnis Properti

Meski harga jual unit aparte­men itu relatif tinggi, Astra Proper­ty yakin masih ada potensi kenai­kan harga. “Masih attractive kalau menurut kami, sekitar 12%-an mungkin nanti kalau kami sudah mencapai topping off, harga bisa melonjak,” klaim Wibowo, pekan kemarin.

Hingga saat ini, Astra Property masih merahasiakan total pendapatan pra penjualan atau marketing sales yang sudah dikantongi dari penjualan unit apartemen Anandamaya Resi­dences. Perusahaan ini juga tak membeberkan persentase kontribusi bisnis ke Grup Astra.

BACA JUGA :  Panduan Membuat Sumur Air di Rumah: Mulai dari Pemilihan Lokasi hingga Perawatan

Astra Property tak sendirian m e n g g a r a p proyek properti Anandamay a Residences. Perusahaan tersebut menggandeng Hongkong Land. Ini adalah perusahaan pengembang properti yang berkantor pusat di Hong Kong.

Dalam kerjasama tersebut, Astra Property menguasai 60% saham Brahmayasa Bahtera, peru­sahaan yang membangun Anandamaya Residences. S e m e n t a r a H o n g k o n g m e m i l i k i mendekap 40% sa­ham Brahmayasa Bahtera.

Wibowo men­gatakan, kompo­sisi saham terse­but sekaligus mencermink­an persen­tase bagi hasil bis­nis. Mana­j e m e n A s t r a Proper­ty me­nyatakan bahwa kerjasama bisnis dengan Hongkong Land berjalan seperti yang diharapkannya.

BACA JUGA :  Jangan Langsung Masuk Rumah Setelah Gempa, Kenali Tanda-Tanda Bangunan Berbahaya

Alhasil, Astra Property masih membuka kemungkinan menja­lin kerjasama lagi dengan Hongkong Land u n t u k menggarap properti lain. Hanya saja, Astra Property belum mem­beberkan informasi mengenai peluang kerjasama lanjutan antara dua perusahaan tersebut.

“Kami tidak menutup pintu, kalau memang masuk akal dan masing-masing partner bisa membawa nilai tambah, kenapa tidak,” kata Wibowo. (/ktn)

 

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================