1.000 Buku Untuk Tunanetra

Berangkat dari sana, Anita Ratnasari Tanjung memulai upayanya melalui pendistri­busian buku audio hingga ga­gasan buku E-Pad yang bisa dibaca melalui telepon pintar yang dimiliki para tunanetra. “Jadi tidak hanya pemerintah, masyarakat, terkhususkan kami, dapat mengambil peran tersebut,” ungkap Anita.

Harapan lainnya terungkap dari Presiden Direktur IBM Gunawan Susanto. Gunawan berharap agar kegiatan sosial itu dapat bergaung ke seluruh dunia dan berhasil mencetak programmer yang berasal dari para tunanetra. “Mereka jadi dapat berkarya membuat ap­likasi yang bermanfaat, tidak hanya untuk negara, tapi un­tuk industri.”

BACA JUGA :  Gagal Lolos SNBT 2026? Masih Ada Peluang Masuk PTN Lewat Jalur Mandiri, Ini Daftar Kampus yang Buka Pendaftaran Juni

Menanggapi pernyataan Gunawan, Bima juga menyam­bung dengan menerima tenaga outsourching yang berasal dari para tunanetra. “Perihal out­sourching bisa tolong dibantu peralatannya agar mereka bisa bekerja di sini,” kata Bima.

Di akhir konferensi pers kemarin di Ruang Tengah Balaikota, Bima menantang Walikota Bandung Ridwan Ka­mil untuk menyebarkan virus kemanusiaan tersebut. “Ke­pada sahabat saya, Kang Emil yang memiliki followers 3,7 juta jiwa di Instagram. Saya menantang agar warga Kota Bandung dapat berbagi keba­hagiaan kepada para tunane­tra,” tutup Bima.

BACA JUGA :  Car Free Night Istimewa Akan Hadirkan Suasana Malam Penuh Warna

(Herza/Mgg/ ed:Mina)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================