Erdogan Tutup Akademi Militer

Lebih dari 66.000 pega­wai negeri telah diberhenti­kan dari jabatan mereka dan 50.000 paspor dibatalkan, se­mentara kementerian tenaga kerja sedang menyelidiki pula 1.300 stafnya.

Sejumlah wartawan ditah­an dan 142 media diberangus. Erdogan juga memberlakukan keadaan darurat selama tiga bulan di seluruh negeri.

BACA JUGA :  Gempa M 7,2 Guncang Jepang Utara, Tidak Ada Korban Jiwa maupun Ancaman Tsunami

Presiden Erdogan bahkan menyerang negara-negara yang mengkritik tindakan­nya, menyerukan mereka un­tuk ‘mengurus urusan Anda sendiri.

Dia menuduh Jenderal Jo­seph Votel, kepala Komando Sentral AS, berada di pihak komplotan kudeta.

Jenderal Votel menanggapi dengan mengatakan bahwa laporan apa pun yang menye­butkan bahwa ia terlibat dalam kudeta yang gagal itu disesal­kan dan benar-benar tidak akurat.(Yuska Apitya/cnn)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================