
Sunanto menyarankan waktu terbaik saat inÂgin memeriksa FA pada tubuh adalah saat jantung berdebar-debar. Karena salah satu gejala FA adalah jantung yang berdebar-debar secara tiba-tiba.
“Untuk mendeteksi FA dapat dilakukan melalui pemeriksaan dengan meÂsin elektrokardiografi (EKG) yang memiliki keakuratan hingga 80 persen atau denÂgan cara sederhana yaitu meraba denyut nadi apakah detak nadi teratur atau tidak,†jelasnya dr Sunanto.
Selain dengan EKG dan meraÂba denyut nadi, ada cara lain seperti treadmill test yaitu pasien melakukan treadmill agar terlihat denyut jantung, dan holter monitor yaitu alat yang ditempel pada tubuh selama 24 jam hingga terdeteksi FA.
“Namun cara ini tidak efektif karena bisa saja FA tidak terdeteksi karena FA bisa hilang dan muncul kaÂpan saja,†tutup dr Sunanto.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















