Terminal Tanah baru Terancam Gagal

Ring-Road-2Proyek jalan arteri ring dua di Kota Bogor dalam pelaksanaannya masih tersendat. Kondisi tersebut membuat beberapa pembangunan infrastruktur layanan publik di jalan tersebut hingga kini juga masih terkendala, salah satunya terminal tipe A di Tanah Baru, Kota Bogor.

Oleh : Abdul Kadir Basalamah
[email protected]

Wakil Wali Kota Bo­gor, Usmar Hari­man menyatakan untuk persoalan pembangunan terminal tipe A masih memerlukan kepastian persoalan lahan. “Kami sudah lakukan inspeksi dulu untuk mengetahui bidang-bidang ta­nah mana saja yang belum di­bebaskan untuk jalan arteri,” kata Usmar, Rabu (3/8).

Menurut Usmar, dalam pembangunan infrastruktur di jalan arteri termasuk terminal tipe A harus ada sinkronisasi terlebih dahulu di lapangan. Terutama, kata dia, persoa­lan pembebasan lahan untuk bakal terminal tersebut di Ta­nah Baru, Kota Bogor.

BACA JUGA :  Maknai Idul Adha, RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang Dorong Penguatan Nilai Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial

“Karena ini perlu adanya sinkronisasi antara Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air yang merancang rencana arteri R2 dengan Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) yang akan membangun terminal di akses arteri R2,” ungkap Usmar.

Banyaknya bidang tanah yang dibebaakan, lanjut Us­mar, perlu segera diketahui dan diperjelas. Termasuk juga mengenai anggaran untuk pembangunan jalan arteri dan terminal tipe A hingga sesuai dengan kondisi jalan.

BACA JUGA :  PWI Kabupaten Bogor Sembelih 1 Sapi dan 9 Kambing, Tebar Semangat Berbagi di Iduladha 1447 H

“Karena di pra desain ring dua itu lebar jalannya rata-ra­ta sekitar 30 sampai 35 meter dengan panjang sekitar lima kilometer,” ujar Usmar.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bogor berencana mem­percepat proyek pembangu­nan jalan arteri ring dua pada 2017 atau 2018. Pembebasan lahan maaih menjadi kendala namun upaya proyek terus di­lakukan agar konstruksi jalan yang sudah ada tidak rusak terutana untuk pembangunan terminal tipe A. (Abdul Kadir Basalamah)

 

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================