Dibeli Toyota, Daihatsu Fokus Produksi Mobil Kompak

Untuk mencapai target terse­but, Toyota pun memutuskan un­tuk mengakuisisi penuh Daihatsu. Dipilihnya Daihatsu lantaran se­lama ini portofolio model-model yang dihasilkannya mengisi seg­men kompak.

Mitsui mengatakan dengan jar­ingan Toyota yang kuat di seluruh dunia, ia yakin mereknya akan se­makin maju. «Melalui kerja sama ini kami akan memasuki pasar baru. Daihatsu menjadi pemain mobil kompak secara global,» tegasnya.

BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

Akuisisi ini memang dianggap bakal membawa dampak positif bagi Daihatsu. Daihatsu diang­gap bisa lebih maju lagi ke depan­nya, lantaran selama ini Daihatsu di Jepang kurang baik dalam hal manajemen.

Toyota sebelumnya memiliki 51% Daihatsu. Toyota kemudian mengakuisisi total saham Daihat­su dengan cara menukar saham Daihatsu (equity swap). Saham Daihatsu dihargai sebanyak 0,26 dari harga saham Toyota.

BACA JUGA :  Dugaan Korupsi Program MBG: Pengadaan Motor Listrik Bernilai Triliunan Rupiah Jadi Sorotan

Kedua perusahaan mulai mem­bangun aliansi sejak 1967, pada 1998, Toyota menguasai saham pengendali Daihatsu. Sejak 2004, kedua perusahaan bekerja sama dalam riset dan pengembangan kendaraan. (Yasser Arafat)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================