Nenek Satu Cucu Pilih Tinggal di Kontrakan

36CIGUDEG, TODAY — Sejak digulirkannya program ban­tuan rehab untuk rumah tidak layak huni (RTLH), hingga saat ini, masih banyak keluhan dari warga miskin yang tinggal di barat Kabupaten Bogor, kare­na belum tersentuh bantuan tersebut.

Salah satunya Eti (65) warga Kampung Sijerai, Desa Cigu­deg, Kecamatan Cigudeug, Kabupaten Bogor, terpaksa tinggal di rumah kontrakan, karena gubug reot berukuran 5 x 6 meter miliknya nyaris ro­boh akibat dimakan usia.

“Saya takut rumah saya ambruk saat kami sekeluarga sedang tidur. Untuk itu, saya sekeluarga memilih mengon­trak rumah tetangga agar kami bisa tidur nyenyak dan tidak merasa was – was,” kata Eti.

BACA JUGA :  Alisa Khadijah ICMI Kabupaten Bogor Hidupkan Semangat HJB ke-544 Lewat Kajian Istimewa

Nenek dengan satu cu­cuk itupun kecewa dengan pemerintah. Dia hanya bisa mengelus dada saat warga lain mendapat bantuan rehab rumah. “Saya kecewa den­gan Kepala Desa seolah tutup mata dengan kondisi rakyat­nya yang miskin. Padahal dulu saat kampanye, janjinya akan mensejahterakan rakyat,” tu­turnya.

Tidak jauh dari rumah Eti, nasib serupa juga dialami Asep (50). Guru ngaji itupun betcer­ita, setiap kali anak didiknya ngaji, ia selalu khawatir den­gan kondisi rumahnya yang butut menimpa muridnya.

BACA JUGA :  Warga Digenjot Taat Pajak, Truk Dinas Pelat Merah di Kota Bogor Malah Nunggak Sejak 2021

“Beberapa tahun lalu, per­nah datang ke rumah saya dari RW setempat, minta data dan ambil gambar rumah un­tuk didata agar mendapatkan bantuan program RTLH. Tapi, hingga kini bantuan itu tidak pernah saya terima,“ tutup Asep.

Pihak Desa Cigudeg pun tak ingin memberikan komentar. Kantor desa yang terlihat tak nampak adanya kesibukan itu, tak satu orang pegawai pun yang memberikan ko­mentar. Bahkan Kepala Desa pun tak menjawab telepon maupun pesan singkat dari wartawan koran ini. (Iman R Hakim|konstributor)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================