
Polusi yang dimaksud adalah bertaburnya cahaya lampu perkotaan yang menÂgakibatkan langit tampak terang dan mengalahkan caÂhaya bintang.
Miliaran gugusan bintang yang redup seperti Sungai PerÂak, Gingga, Bima Sakti, atau Selendang Bima Sakti hilang dari pandangan mata karena kalah oleh polusi cahaya.
Rasi Angsa (Cygnus) di langit utara dengan Segitiga Musim Panas (Summer TriÂangle), tiga bintang terang di sekitar Rasi Angsa yakni Vega, Deneb, dan Altair akan terlihat. Sedangkan di lanÂgit selatan akan terlihat Rasi Layang-layang atau Salib SeÂlatan yang biasa digunakan sebagai petunjuk arah selatan. Sementara itu, Rasi KalajengkÂing (Scorpio) dengan bintang terang Antares persis akan terÂlihat di atas kepala, katanya.
Lapan juga telah menguÂsulkan kepada Pemerintah untuk menjadikan daerah terÂtentu sebagai kawasan bebas polusi cahaya yang biasa diseÂbut Taman Langit Gelap (Dark Sky Park) yang sekaligus bisa menjadi kawasan ObservatoÂrium Nasional. Lokasi tersebut berada di Kupang, NTT, yang berkondisi cuaca yang kerÂing sehingga memungkinkan malam cerah paling banyak terjadi di lokasi tersebut.
(Yuska Apitya Aji)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















