Presiden Filipina Siapkan Eksekusi Mati

Duterte mengatakan bah­wa saat ini terdapat sekitar 600 ribu orang yang terlibat dalam narkoba di Filipina, baik bandar atau pemakai, dan ia menuduh pejabat dan pegawai pemerin­tah yang terlibat ber­tanggung jawab atas tingginya angka itu. Sejak dilantik menjadi presiden Filipina akhir Juni lalu, Duterte melan­carkan perang besar-besaran terhadap narkoba di negara itu.

BACA JUGA :  ​Menuju Kepemimpinan Baru, Pendaftaran Ketua Kadin Kota Bogor Resmi Ditutup Hari ini

Sedikitnya 400 orang tewas sejak Duterte me­mimpin, ratusan di antaran­ya korban penembakan di jalan karena dituduh ban­dar narkoba. Ratusan ribu bandar menyerahkan diri. Pekan ini, wali kota Al­buera, Rolando Espinosa, menyerahkan diri karena takut ditembak mati polisi.

BACA JUGA :  200 ASN Kabupaten Bogor Adu Ketepatan di Turnamen Biliar Bupati Cup 2026

Duterte banyak dikritik dan dikecam atas kebijakan­nya, terutama oleh aktivis hak asasi manusia. Na­mun ia tak ambil pus­ing dan merasa bahwa solusi yang ia jalankan saat ini sudah tepat. (Yuska Apitya/cnn)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================