
Duterte mengatakan bahÂwa saat ini terdapat sekitar 600 ribu orang yang terlibat dalam narkoba di Filipina, baik bandar atau pemakai, dan ia menuduh pejabat dan pegawai pemerinÂtah yang terlibat berÂtanggung jawab atas tingginya angka itu. Sejak dilantik menjadi presiden Filipina akhir Juni lalu, Duterte melanÂcarkan perang besar-besaran terhadap narkoba di negara itu.
Sedikitnya 400 orang tewas sejak Duterte meÂmimpin, ratusan di antaranÂya korban penembakan di jalan karena dituduh banÂdar narkoba. Ratusan ribu bandar menyerahkan diri. Pekan ini, wali kota AlÂbuera, Rolando Espinosa, menyerahkan diri karena takut ditembak mati polisi.
Duterte banyak dikritik dan dikecam atas kebijakanÂnya, terutama oleh aktivis hak asasi manusia. NaÂmun ia tak ambil pusÂing dan merasa bahwa solusi yang ia jalankan saat ini sudah tepat. (Yuska Apitya/cnn)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















