Full Day School Tunggu Presiden

Muhadjir mengklaim ide ini sudah disambut baik Wakil Presiden Jusuf Kalla. “Beliau berpesan supaya ide ini dipelajari lebih seksama dan jika memang bagus akan diterapkan secara lebih luas,” ujar dia. Ke­tika sistem sudah siap diimplementasikan, Muhadjir akan melapor ke Presiden. “Kepu­tusan ada di tangan presiden,” katanya.

Adapun dampak terhadap ekonomi dan dampak terhadap anak sudah dikaji Kementerian namun akan dibahas lagi den­gan komite sekolah. “Soal anggaran, ini kan masih ide, kalau tidak disetujui ya tidak apa-apa,” kata Muhadjir.

Sementara itu, sebanyak 21.614 orang menandatangani petisi menolak rencana Mendikbud Muhadjir Effendy yang ingin memperpanjang jam sekolah pelajar (full day school). Petisi itu digagas orang tua mu­rid, Deddy Mahyarto Kresnoputro.

“Semoga dengan mengisi petisi ini kita bisa membuat para pembuat kebijakan sa­dar bahwa pilihan ini justru berbahaya,” ujar Deddy, seperti dikutip dari laman petisinya di situs change.org, Selasa (9/8/2016).

BACA JUGA :  Allo Bank Festival 2026 Siap Guncang Indonesia Arena, CORTIS Debut Perdana di Indonesia

Petisi itu membutuhkan 25 ribu tanda tangan untuk mencapai target dukungan yang dibutuhkan. Deddy mengatakan pe­tisi ini juga diharapkan dapat mendorong orang tua dan praktisi pendidikan mencari solusi terbaik bagi kemajuan anak-anak In­donesia.

Selain kepada orang tua murid, petisi akan dikirimkan langsung kepada Pres­iden Joko Widodo dan Mendikbud Muh­adjir Effendy. Menteri Muhadjir menyam­paikan gagasan sekolah sehari penuh itu dengan alasan untuk memperpendek waktu siswa berada di luar sekolah. Se­hingga, siswa mendapat tambahan jam untuk belajar pendidikan karakter budi pekerti dari para guru.

Sistem sekolah seharian sebenarnya su­dah diterapkan di beberapa negara. Menu­rut Muhajir, salah satu negara yang sukses menerapkan konsep tersebut adalah Fin­landia. Muhadjir mengatakan, sistem pen­didikan di Finlandia berhasil menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Bahkan, kata dia, Finlandia berhasil mem­bangun pendidikan karakter.

BACA JUGA :  Nyeri Pinggang Bisa Jadi Tanda Kanker Ginjal, Dokter Jelaskan Gejala yang Perlu Diwaspadai

Muhadjir menanggapi beberapa per­tanyaan seputar isu pendidikan yang saat ini hangat, full day school. Ia mengatakan bahwa gagasan barunya itu masih dalam kajian panjang. “Saya bantu Presiden, program Presiden tertuang di Nawacita,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar meminta pemerintah mengkaji lebih dulu wacana penerapan sekolah sehari penuh atau full day school. “Perlu dibahas bersama karena setiap dae­rah berbeda-beda secara kultur,” kata dia, kemarin. (Yuska Apitya Aji)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================