Djanur Benahi Mental dan Fisik Pemain

Untitled-27Memulihkan men­tal di tengah fisik yang kelelahan menjadi fokus Pelatih PERSIB, Djadjang Nurdjaman dalam mem­persiapkan timnya sebelum meng­hadapi Barito Putera, Sabtu 13 Agustus mendatang. Anak asuhnya saat ini dalam posisi kurang men­guntungkan sepulang dari Serui, Kepulauan Yapen, Papua.

Djadjang mengatakan, mental dan kondisi hati pemainnya dalam posisi tidak optimal. Apalagi, selain kekalahan tim dari Perseru Serui pada pekan ke-14 TSC 2016 Presented by Indosat Ooredoo, timnya melaku­kan perjalanan yang melelahkan.

“Mental yang utama. Mood pemain terganggu karena cukup melelahkan. Tapi, pastinya dengan waktu dua hari ini semua dibe­nahi, taktikal, fisik,” kata Djadjang ketika ditanya persiapan untuk laga ini.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan membenahi pemainnya un­tuk hasil pertandingan kemarin. Ada beberapa hal yang harus di­evaluasi olehnya, jika melihat per­mainan tim pada babak satu ketika tampil di Stadion Marora, Kapu­lauan Yapen, Serui.

BACA JUGA :  Fajar/Fikri Tantang Wakil Korea di Final Singapore Open 2026

“Kita tidak main buruk kema­rin, tapi ada beberapa hal yang harus saya evaluasi, khususnya dari babak pertama pertandingan lalu,” tutupnya

Sehari Berlatih di Bandung

Tantangan berat kembali harus dilalui PERSIB sebelum menjamu Barito Putera pada laga lanjutan TSC 2016 Presented by Indosat Ooredoo. Terhitung, PERSIB hanya sehari be­rada dan berlatih di Bandung.

Bakal dipindahnya pertand­ingan melawan Barito ke Stadion Pakansari Bogor membuat Djad­jang harus kembali mengubah pro­gram latihan yang ia persiapkan.

Bukan hanya memindah ke Bo­gor, untuk latihan Kamis dan Jumat nanti, hari ini pun ia mengagenda­kan ulang latihan. Dari yang awal­nya pagi menjadi sore hari.

BACA JUGA :  Piala AFF 2026 Jadi Ajang Pembuktian Kualitas Pemain Domestik Racikan John Herdman

“Kita sempit dan mungkin kita hanya punya waktu latihan hari ini dan besok lusa sepertinya di Bogor. Tapi, kita lihat seperti apa nanti,” kata Djadjang di Mess PERSIB.

Meskipun situasi saat ini tidak menguntungkan buat timnya, Djadjang pasrah dan tetap akan berusaha memaksimalkan waktu yang ada bersama timnya. Dia per­caya, anak asuhnya masih punya semangat untuk memberikan yang terbaik buat tim. “Situasi saat ini cukup melelahkan, kurang men­guntungkan. Tapi, ini sudah terjadi dan meskipun mengganggu persia­pan, kita maksimalkan waktu yang ada,” pungkasnya. (Imam/net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================