Okupansi Hotel Anjlok 6,9 %

Untitled-8BOGOR TODAY- Perekonomi­an Indonesia yang dinilai kon­dusif selama triwulan II-2016 nyatanya masih belum mem­berikan dampak terhadap kin­erja pasar properti Tanah Air.

“Masih terbatasnya per­mintaan dan tindakan wait and see membuat performa pasar properti belum menun­jukkan peningkatan berarti dari sisi pasokan, permintaan, dan harga,” papar Director of Strategic Advisory Cold­well Banker Commercial In­donesia Tommy H Bastamy, saat paparan Indonesia Prop­erty Market Overview, Rabu (10/8/2016).

BACA JUGA :  Kenali 7 Tanda Kepribadian Narsis, Jangan Sampai Terjebak dalam Hubungan yang Merugikan

Secara umum, ada bebera­pa poin yang ditemukan Cold­well terkait pasar properti komersial Indonesia selama triwulan II-2016.

Salah satunya aktivi­tas perhotelan di Indo­nesia. Menurut Tommy, terbatasnya aktivitas meet­ing, incentives, conferenc­ing, dan exhibition(MICE) selama bulan puasa menye­babkan tingkat penyerapan hotel mengalami penurunan.

BACA JUGA :  Jangan Pilih Selingkuh, Ini 7 Cara Efektif Mengatasi Rasa Bosan dalam Hubungan

“Tingkat okupansi hotel tu­run 6,9 persen selama triwu­lan II-2016 dan menjadi rerata 57,1 persen,” jelas dia.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================