Bogor Terima Smart City Nusantara Award 2016

“Kondisi geografis dan demografis Indonesia serta keberagaman lainnya me­munculkan kesenjangan infor­masi dan komunikasi. Untuk itu warga yang “buta” digital harus dikurangi,” tuturnya.

Dalam Membangun kon­sep smart city sendiri lanjut­nya, tidak hanya smart secara teknologin tapi juga smart people atau masyarakat cer­das. Selain itu tanpa didukung sosialisasi dan edukasi pun akan percuma.

“Konsep kolaborasinya juga perlu didorong jadi tujuannya tidak hanya infrastruktur tapi juga sosialisasinya,” paparnya.

BACA JUGA :  Anjing Pemburu Lepas di Bogor, Polisi Kerahkan Tim K9

Selain keempat kriteria tersebut, penilaian yang diter­apkan dipengaruhi pemaha­man kepala daerah terhadap perkembangan teknologi digi­tal dalam membantu proses pelayanan bagi masyarakat.

Untuk keberhasilan yang diraih Kota Bogor, Telkom akan memberikan akses wifi gratis di 10 titik ruang publik. Selain itu menyediakan aplika­si PADI (Pustaka Digital) yang terdiri dari 1000 buku. “Untuk PADI, Insya Allah mulai bisa digunakan 18 Agustus 2016. Lokasinya sendiri di SMAN 1 Kota Bogor,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Atasi Siswa Masuk Siang, Pemkot Bogor Bangun RKB Vertikal di SDN Pakuan

Diketahui, dari 548 pemer­intah daerah di Indonesia, 126 diantaranya sudah menerap­kan konsep smart city. Dari jumlah ini dipilih 71 dianta­ranya sebagai penerima peng­hargaan Smart City, dimana Kota Bogor menjadi salah satu yang dianggap berhasil dalam penerapannya.

(Abdul Kadir Basalamah)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================