LRT Jabodetabek Dikebut

20192118823_6b50100c2a_bJAKARTA TODAY– Pemban­gunan Light Rail Transit (LRT) untuk mengatasi kemacetan Ja­karta terus dikebut. Dua pemilik proyek sekaligus operator LRT Jakarta, PT Adhi Karya dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro), mengaku sejumlah kemajuan pembangunan sudah dilakukan.

Aris Joko, perwakilan dari Jakpro menyebut, pembangu­nan trase pertama dari 2 koridor LRT dipastikan akan selesai se­belum penyelenggaraan ASEAN Games 2018 nanti. “Dari 7 kori­dor LRT ada pengembangan pri­oritas yakni koridor Velodrome ke Kelapa Gading, sekaligus seb­agai percepatan ASEAN Games. Karena di situ ada 2 venue yakni balap sepeda dan balap kuda,” kata Aris di kantor Badan Penge­lola Transportasi Jakarta (BPTJ), Jakarta, Kamis (11/7/2016).

Rute LRT Kelapa Gading menuju Velodrome di Rawa­mangun ini, menurutnya, bisa selesai tepat waktu pada Agus­tus 2018. Mengingat selain tak terkendala lahan, panjang kori­dornya tergolong pendek yakni sekitar 6 kilometer.

BACA JUGA :  BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

“Trase ini bisa cepat salah satunya karena hanya 6 kilome­ter. Agustus 2018 nanti selesai,” ujar Aris.

Dia melanjutkan, selain mengebut trase pertama LRT untuk ASEAN Games tersebut, Jakpro secara paralel mem­buat studi kelayakan untuk koridor lainnya, yakni fase Ke­lapa Gading ke kawasan Kota Tua yang melalui Sunter di Ja­karta Utara.

Trase lainnya yang jadi pri­oritas setelahnya, yakni rute Kepala Gading-Velodrome yang disambungkan hingga Dukuh Atas di kawasan sentra bisnis Sudirman. “Selama kita mem­bangun yang Velodrome ke Kelapa Gading, secara paralel kita lakukan studi buat fase dari Kelapa Gading ke Sunter sampai ke Kota. Kemudian integrasi lagi moda dari depot Kelapa Gading ke Dukuh Atas,” terang Aris.

BACA JUGA :  Kejagung Geledah Kantor BGN, Pemerintah Minta Publik Hormati Proses Hukum

Sementara itu, perwakilan dari Adhi Karya, mengaku pem­bangunan LRT 2 rute sudah me­lewati kemajuan yang cukup baik dan masih sesuai target. “Akhir 2018 lintasan pertama Cibubur- Cawang beroprasi. Kemudian kedua yakni lintasan Cawang- Bekasi Timur akhir 2019. Sesuai dengan rencana TOD (transit oriented development), stasiun nantinya terkoneksi dengan gedung apartemen dan rusuna­wa. Paling penting nanti Bekasi Timur dilengkapi dengan park on ride,” jelas Adhi Nugroho, perwakilan dari Adhi Karya. (Yuska Apitya/dtk)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================