1.580 Dosen Nyontek

Banyak dosen yang tak lulus sertifikasi tersebut, lanjut Ghufron, merugikan keuangan negara karena pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp800.000 untuk tiap dosen yang melaksanakan uji kompetensi dan sertifikasi. “Ini sangat merugikan, kami akan memikirkan bagaimana mekanismenya agar para dosen yang tak lulus bisa lulus. Tentu harus me­lalui serangkaian tes lagi,” kata Ghu­fron.

BACA JUGA :  Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Jepang, Belanda, dan Australia Berjuang Amankan Tiket 32 Besar

Seorang Tim Data Sertifikasi Dosen Nasional Sugianto men­gatakan, deskripsi diri merupakan tulisan mengenai diri sang dosen, bagaimana rencana dia di masa yang akan datang. “Tulisannya naratif,” ujar Sugianto.

Menurut Sugianto, kebiasaan me­nyontek oleh dosen dalam menger­jakan deskripsi diri juga terjadi tahun lalu dengan jumlah sebanyak 27 pers­en dari jumlah dosen yang tidak lulus sertifikasi. “Kami berharap semakin banyak dosen yang memperhatikan keaslian dari deskripsi diri di masa mendatang,” ujarnya.

BACA JUGA :  Beasiswa Kemenpora-LPDP 2026 Tahap 2 Resmi Dibuka, Atlet dan Pelaku Olahraga Berpeluang Kuliah S2-S3 Gratis

Sidang Kelulusan Sertifikasi Pen­didik untuk Dosen (Serdos) Tahap I tahun 2016 di Yogyakarta telah ditu­tup akhir pekan ini. Rencananya, un­tuk tahap kedua akan dilakukan akhir tahun.(Yuska Apitya Aji)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================