Jelang HUT Ri, Paskibra Gelar Gladiresik

Menurut Aji, anggota Paski­brakan 17 Agustus tidak hanya seorang siswa namun meru­pakan pahlawan masa kini. Diibaratkan, jika tidak ada pengibaran bendera pusaka terdapat dua kemungkinan yang terjadi. Pertama Indone­sia kembali dijajah dan kedua ada bendera lain yang diki­barkan selain bendera merah putih.

“Ke-35 orang anggota pa­sukan 17 ini juga besok akan dikukuhkan Walikota Bogor untuk mengemban tugas mu­lia ini,” jelas Aji.

BACA JUGA :  Polisi Selidiki Teror Pocong di Cibinong Bogor

Aji menambahkan, lokasi upacara 17 Agustus yang kini di Pusdikzi membuat sedikit perbedaan jika dibandingkan pada tahun lalu (Lapangan Sempur). Di Lapangan Sem­pur akses dan tata letak la­pangan lebih mudah dilihat masyarakat luas. Sementara di Pusdikzi masih banyak orang yang belum tahu serta beber­apa ada yang segan memasuki wilayah TNI.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

“Maka dari itu, informasi upacaya 17 Agustus di Pusdikz harus benar – benar sampai ke masyarakat,” pungkas laki – laki berbadan tinggi ini. (Ab­dul Kadir Basalamah)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================