
Sentimen dunia yang paling hangat dan perlu diwaspadai, ucap Agus, adalah dampak keputusan InÂggris Raya keluar Uni Eropa (Britain Exit) beberapa waktu lalu. “Sejak Inggris keluar Uni Eropa, dalam dua tahun ke depan masih akan banyak ketidakpastian,†tuturnya.
Kemarin, Presiden Joko Widodo membacakan asumsi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017 di rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat. Presiden mengatakan perÂtumbuhan ekonomi pada 2017 diÂperkirakan mencapai 5,3 persen. “Prospek perekonomian global diÂperkirakan akan membaik,†ujar Jokowi di ruang rapat paripurna, Jakarta, Selasa kemarin.
Agus juga menyambut positif target inflasi sebesar 4 plus minus 1 persen yang dicanangkan pemerÂintah untuk 2017 mendatang. “Itu membuat kami nyaman,†ujar Agus, kepada Tempo, usai upacara perinÂgatan hari kemerdekaan Indonesia ke-71 di kantornya, Kompleks BI, Thamrin, Jakarta, kemarin.
Agus menambahkan target inflasi ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo ketika rapat koordinasi nasional Tim PengenÂdali Inflasi Daerah (TPID) beberapa waktu lalu.
Ketika itu, Presiden Jokowi meÂminta seluruh elemen baik pemerÂintah pusat, pemerintah daerah, termasuk BI untuk menjaga inflasi level 4 plus minus 1 persen. Presiden Jokowi sebelumnya menyampaikan inflasi di asumsi makro dalam RanÂcangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017 dipreÂdiksi berada di kisaran 4 persen.
Menurut Jokowi, penguatan konektivitas nasional dapat menÂciptakan efisiensi sistem logistik. Dampaknya, harga komoditas dapat lebih stabil.
Nilai tukar rupiah diasumsikan sebesar Rp 13.300 per dolar AmeriÂka Serikat. Jokowi mengatakan kerangka pendalaman pasar keuanÂgan diharapkan dapat mempengaÂruhi arus modal masuk ke pasar keuangan.
Terkait dengan asumsi rupiah itu, Agus mengatakan dia meÂnyepakati berada di pilihan level tersebut, sebab masih berada di kisaran prediksi BI yaitu Rp 13.300- 13.600. “Kami bisa memahami, dengan catatan itu adalah rata-rata sepanjang tahun,†kata dia.
Agus berharap perbaikan ini terÂus berlanjut. Dia pun berpesan keÂpada seluruh jajaran dan pegawai BI untuk selalu bersemangat melakuÂkan yang terbaik mengawal monÂeter dan perekonomian Indonesia. “Ekonomi Indonesia mulai tunjukÂkan perubahan, mari semangat membangun negeri,†tandasnya.(*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















