logo-prsiCIBINONG, TODAY– Ketua Umum Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Bogor, Nuradi mendorong agar pemkab Bogor segera membangun fasilitas kolam renang berskala nasional.

Hal itu kata dia guna menunjang kebutuhan para atletnya untuk latihan dan meregenerasi atlet kedepannya.

“Kalau sarpras sudah menunjang, saya yakin Kabupaten Bogor banyak melahirkan atlet-atlet potensial, sebab sampai saat ini belum ada fasilitas kolam renang untuk sarana latihan,” jelasnya.

Menurut Nuradi, kendala atlet renang saat ini adalah tempat latihan, yang belum memenuhi standar nasional. Sementara, cabang olahraga renang, merupakan cabor yang memiliki banyak nomor, dalam perolehan medali. Sehingga Kabupaten Bogor, sudah layak memiliki kolam renang untuk event-event besar.

Baca Juga :  Ukraina Ancam Boikot Olimpiade 2024

“Kita ingin setiap event besar untuk renang, diadakan di Kabupaten Bogor, apalagi tahun 2018 mendatang, kami menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda). Alangkah baiknya, kalau perlombaanya juga dipusatkan Bumi Tegar Beriman,” kata Nuradi.

Sejauh ini, kata dia, atlet renang Kabupaten Bogor, merupakan atlet yang paling banyak menyumbangkan medali emas bagi tuan rumah Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016.

Artinya untuk mencari regenerasi ke depan, sangat dibutuhkan venue olahraga renang, supaya bisa menggali potensi-potensi atlet muda.

“Dari venue renang itu, pastinya PRSI Kabupaten Bogor bisa mencari bibit-bibit yang berpotensi untuk dijadikan atlet andalan,” terangnya.

Baca Juga :  Ukraina Ancam Boikot Olimpiade 2024

Semua itu bisa dicapai, tambah Nuradi, asalkan ada venue untuk renang, sebab dengan adanya venue, pastinya akan lebih memotivasi putra-putri daerah Kabupaten Bogor untuk bisa berprestasi.

“Renang ini tidak hanya sebatas untuk menghadapi PON, maupun Porda, tetapi ke depannya kita juga ingin ada bibit-bibit yang muncul langsung dari Kabupaten Bogor,” papar Nuradi.

Untuk pengajuan venue renang, tambah Nuradi. PRSI sudah mengajukan surat secara resmi kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), maupun Bupati, tetapi belum ada kepastian.

“Kita berharap ke depan, sebelum Porda 2018 PRSI sudah memiliki venue sendiri di Kabupaten Bogor,” tandasnya. (Imam)