chocofazaChocoofaza berdiri pada tahun 2013, tepatnya pada bulan Desember yang merupakan salah satu produk olahan coklat asli produksi Indonesia. Pendirinya empat mahasiswa IPB yakni Aldi Maulidiansyah, Zakki Mubarok, Famulla Royaldi, Taufik Nugraha Agassi. Kata “Faza” sendiri adalah akronim dari ke empat nama para pendiri Chocoofaza. Saat ini, Chocoo Faza dijalankan oleh Aldi Maulidiansyah, Zakki Mubarok, dan Rininta Suci Lestari.

Menurut Rininta, Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah terutama sebagai penghasil kakao terbesar kedua di dunia setelah Pantai Gading. Melihat penduduk Indonesia yang mayoritasnya sangat menggemari manis, terlintaslah ide untuk membangun usaha di bidang coklat. Mereka ingin generasi muda untuk terjun ke dunia technopreneur yakni wirausaha berbasis teknologi, sehingga Indonesia dapat maju di bidang teknologi.

Baca Juga :  Ledakan Bom Bunuh Diri di Masjid di Pakistan Tewaskan 25 Orang

Chocofaza sendiri diproduksi tanpa bahan pengawet dan pemanis buatan tetapi menggunakan bahan-bahan yang berkualitas. Tidak heran jika saat ini Chocofaza telah memliki lebih dari 35 agen dan reseller yang tak terhingga di berbagai kota di seluruh indonesia. Hal itu terjadi karena produknya terjamin dan sudah mempunyai sertfikasi halal. Saat ini Chocofaza memiliki 5 varian rasa, yakni dark chocolate, original chocolate, chocolate milk, oat chocolate, dan black chocolate. Omsetnyapun tak main-main yakni Rp. 50-60 juta perbulan.

Baca Juga :  Resep Masakan Semur Ayam dan Tahu

Optimisme yang sangat besar untuk terus bertahan produk Chocofaza dengan persaingan yang semakin ketat, selalu membuat inovasi baru. ‘’Bahkan Chocofaza berharap bisa menembus go internasional,” kata Rininta kepada Bogor Today.

Jika Anda ingin mencobanya atau ingin menjadi reseller di tempat Anda, dapat menghubungi Rininta Suci (089699291277) atau melalui Ig chocofaza.id (Tri Sumantri Maha Putra)