foto-berita-hl-2ULAH tangan jahil The Jak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta, atas tindak pengrusakan terhadap Stadion Pakansari yang dilakukan oknum suporter Persija Jakarta, pada Jumat 14 Oktober 2016 lalu, saat bertanding melawan PS TNI.

Iman R Hakim

[email protected]

Selaku tuan rumah, PS TNI, diberikan tanggung jawab penuh oleh Pemkab Bogor saat diizinkan menggunakan stadion berkapasitas 30 ribu tempat duduk itu sebagai home base dalam mengarungi Torabika Soccer Championship 2016.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Yusuf Sadeli telah menghitung kerugian akibat rusaknya sejumlah fasilitas pagar antrean dan corat coret tembok di dinding stadion. Kerudian pun ditaksir mencapai Rp 50 juta.

“Kami serahkan sepenuhnya pada manajemen PS TNI. Besok juga sudah mulai diperbaiki. Kami tidak akan menggunakan APBD. Biar mereka (PS TNI, red) yang mengurusi perbaikan akibat adanya kerusakan,” kata Yusuf.

Pemkab Bogor akan berpikir ulang untuk mengizinkan suporter sepakbola yang memiliki tradisi anarkis, datang mendukung tim kesayangannya di stadion yang belum genap satu tahun diresmikan itu.

Baca Juga :  Kabupaten Bogor Jadi Habitat Sepasang Elang Jawa Jelita dan Parama

“Sekarang dievaluasi dulu. Tapi melihat kejadian begini, kami akan pikir-pikir lagi. Karena stadion ini bakal menjadi venue utama pada Pekan Olahraha Daerah (Porda) 2018 Kabupaten Bogor dan sekarang masih terus ditingkatkan pembangunannya,” tandasnya Yusuf.

Bupati Bogor Hj Nurhayanti M.Si marah bukan kepalang. Bekas Sekda Kabupaten Bogor itu akhirnya menutup pintu rapat-rapat bagi suporter The Jak mendukung klub kesayangannya Persija saat bermain di Stadion Pakansari.

“Karena track record The Jak tidak baik dan ada niat memang buat rusuh. Kami akan melarang mereka menonton sepakbola di Stadion Pakansari atau stadion lain di Kabupaten Bogor,” ujar Bupati Bogor Nurhayanti.

Seperti diberitakan, kelompok pendukung kesebelasan Persija Jakarta atau The Jakmania membuat ulah di Bumi Tegar Beriman. Mereka membabi buta menyerang pengendara karena diduga pendukung Persib Bandung dengan atribut jaket berwarna biru. Alhasil tiga orang mengalami luka-luka dan satu wartawan Berita Satu TV sempat dipukul dan dimasukan ke WC oleh pendukung the Jakmania.

Baca Juga :  Plt. Bupati Bogor Akan Dukung Apapun Kegiatan NU

The Jakmania yang melintas hendak menuju Stadion Pakansari, melempari minimarket tak jauh dari lokasi penganiayaan hingga pintu kaca minimarket serta kaca belakang mobil yang tengah parkir juga pecah terkena lemparan batu. Kericuhan juga terjadi di Simpang Alternatif Sentul, para pendukung Jak Mania memukuli setiap pengendara sepeda motor yang menggunakan atribut Persib.

Beruntung, aksi ditempat terpisah itu itu berhasil dihadang puluhan petugas kepolisian yang disiagakan untuk mengamankan pertandingan sepakbola. Sementara di Jalan Tegar Beriman, seorang petugas keamanan dan ibu pemilik rumah makan Joglo dipukul. Mereka juga merusak rumah makan tersebut. Pantauan di lokasi, nampak terlihat serpihan kaca kendaraan dan batu berserakan di ruas Jalan Tegar Beriman, Jalan Alternatif Sentul dan Jalan Jakarta-Bogor. (*)