
JAKARTA, TODAY—PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menargetkan pertumbuhan kredit hingga akhir tahun 2016 mencapai 19%. Target ini sedikit lebih rendah dari pertumbuhan kredit pada kuartal III-2016 sebesar 21,1% year on year (yoy).
“Proyeksi kredit sampai akhir tahun kita expect kredit bisa di kisaran 18-19%,” jelas Direktur Keuangan BNI Rico Rizal Budidarmo dalam jumpa pers di Kantor Pusat BNI, Jakarta Pusat.
Selain itu, perseroan juga menargetkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai 16% di akhir tahun 2016. Target tersebut sedikit mengalami kenaikan dari pencapaian DPK pada kuartal III-2016 sebesar 15%.
“Untuk DPK hingga akhir tahun ini kita proyeksikan di 16%,” kata Rico.
Sedangkan besaran Loan to Deposit Ratio (LDR) BNI hingga akhir tahun akan dijaga di bawah 92%. Untuk menjaga LDR di bawah 92%, perseroan lebih berhati-hati dalam menyalurkan kreditnya.
“Demikian berkaitan dengan Loan to Deposit Ratio kami jaga maksimal 92%. Sedangkan mengenai sektor yang kami pandang memiliki risiko rendah bagi BNI contoh saya rasa di bisnis infrastruktur, kemudian juga electricity, power plant, dan seterusnya,” ujar Rico. (dtc)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















