bi2JAKARTA, TODAY—Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuannya BI 7 Days Repo Rate ke 4,75%. Pelonggaran moneter ini dilakukan untuk memacu perbankan menurunkan suku bunganya.

Namun, setelah beberapa kali BI menurunkan suku bunga acuannya hingga 4,75%, suku bunga perbankan baru turun 0,6% atau 60 basis poin (bps).

Menurut Ekonom Bank Mandiri, Destry Damayanti, BI 7 Days Repo Rate belum berpengaruh pada penurunan suku bunga lantaran instrumen ini masih tergolong sangat baru. Sehingga, belum bisa membentuk acuan suku bunga kredit perbankan.

“Belum efektif karena 7 Days Repo Rate baru dipakai mulai 2 bulan ini. Transmisinya belum kelihatan terbentuk, tapi pasti akan punya dampak nantinya,” jelas Destry ditemui di acara Sarasehan Panel Ahli Prospek Perekonomian Indonesia di Plaza Mandiri, Jakarta.

Baca Juga :  Resep Membuat Puding Green Tea

Menurutnya, upaya BI menurunkan suku bunga kredit lewat 7 Days Repo Rate baru berefek pada instrumen jangka pendek, dan belum menyasar pada deposito perbankan. “Kalau berefek pada dana jangka pendek ada dampaknya. Kalau ke deposito masih akan lebih lama lagi waktunya,” ujar Destry.

Di kesempatan yang sama, Pengamat Ekonomi Aviliani menjelaskan, perilaku siklus perbankan justru cenderung akan menaikkan suku bunga untuk meningkatkan likuiditas saat memasuki akhir tahun.

“Setiap tahun perbankan akan berlomba-lomba simpan likuiditas sebanyak-banyaknya pada akhir tahun. Karena ada permintaan besar pada kredit di akhir tahun juga. Sehingga bank berusaha tingkatkan aset, tapi Januari nanti akan turun, siklus bank seperti itu setiap tahun. Jadi bunga kredit sulit untuk turun,” terang Aviliani.

Baca Juga :  Resep Masakan Brokoli Goreng Tepung

Selain itu, lanjut dia, beratnya perbankan menurunkan suku bunga kredit juga lantaran harus bersaing dengan pemerintah yang masih menerbitkan instrumen utang dengan bunga lumayan tinggi.

“Bagaimana bunga bank bisa mau turun 5% kalau pemerintah saja baru-baru ini menerbitkan ORI bunganya 6,6%. Harusnya ada duduk bersama pemerintah dan perbankan. Jadi meski acuan BI (7 Days Repo Rate) turun, itu tidak tercermin di bunga perbankan,” pungkas Aviliani. (Alfian M|net)