foto-berita-4-jJONGGOL, TODAY – Pemerintah Kabupaten Bogor berharap, kegiatan Kesatuan Gerak PKK – KB Kesehatan dalam pelaksanaannya benar-benar memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan bukan hanya merupakan tanggung jawab satu sektor, melainkan memerlukan kerjasama lintas sektor yang kuat dan terpadu dibidang pemberdayaan keluarga, keluarga berencana dan kesehatan, sehingga dampaknya bisa benar-benar dirasakan masyarakat terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan,” tutur Assisten Ekbang Setda Kabupaten Bogor, Benny Delyuzar, Selasa (25/10/2016).

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan oleh Tim Penggerak PKK Propinsi Jawa Barat dilaksanakan di halaman Kantor Desa Singasari, Kecamatan Jonggol. Hadir dalam acara tersebut, ketua tim PKK Propinsi Ir. Sari Mediawati, Sekretaris BPPKB Kabupaten Bogor Yanti Gunayati, Ketua PKK Kabupaten Bogor Tina Adang Suptandar, Camat Jonggol Beben, Kepala Desa Singasari dan beberapa perwakilan SKP di lingkup Pemkab Bogor.

Baca Juga :  Dukung Kegiatan Gemapatas 2023, Pemkab Bogor Lakukan Pencanangan Di Dua Lokasi

Di hadapan tim Monitoring dan Evaluasi, Benny mengatakan, Pemkab Bogor akan terus berupaya seoptimal mungkin untuk memberdayakan seluruh potensi yang ada, selain itu, juga mengharapkan pembinaan dan arahan lebih lanjut mengenai upaya peningkatan program pemberdayaan peran PKK serta peningkatan kualitas layanan kesehatan dan keluarga, guna dijadikan prasaran dan sarana intropeksi dalam meningkatkan pelaksanaan program yang lebih baik.

Baca Juga :  Ribuan Pelaku Seni Bakal Padati Jalan Suryakencana Meriahkan Bogor Street Fest CGM 2023

Terpilihnya desa Singasari Kecamatan Jonggol sebagai desa terbaik pelaksanaan kegiatan kesatuan gerak PKK-KB Kesehatan tingkat Kabupaten Bogor, merupakan buah keberhasilan warga masyarakat setempat untuk berperan aktif mengembangkan paradigma hidup bersih dan sehat sesuai 10 indikator PHBS.

“Desa Singasari telah berhasil melalui proses pembelajaran dan pengembangan potensi yang intensif dalam rangka menyukseskan 10 program pokok PKK serta program KB dan kesehatan, baik dalam tataran adminsitratif maupun teknis” tegas Benny.

Terakhir Benny berharap, untuk Desa Singasari Kecamatan Jonggol ini mendapat apresiasi positif dari tim monitoring dan evaluasi sehingga dipadang layak menjadi teladan bagi daerah-daerah lain di Jawa Barat. (Iman R Hakim*)