JAKARTA TODAY- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan menjelang long weekend ini berakhir di zona merah. IHSG turun 15 poin.

        Sepanjang hari kemarin, IHSG bergerak mixed. Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak melemah 6,582 poin (0,13%) ke 5.036,288. Sementara indeks LQ45 bergerak turun 1,661 poin (0,20%) ke 831.767.
Mengawali perdagangan pagi, IHSG dibuka terpangkas 7,478 poin (0,15%) ke 5.035,392. Sementara indeks LQ45 dibuka terkoreksi 1,588 poin (0,13%) ke 831.840.
Pada perdagangan sesi I, IHSG ditutup menguat 28,016 poin (0,56%) ke 5.070,886. Sementara indeks LQ45 ditutup naik 4,528 poin (0,54%) ke 837.956.
Mengakhiri perdagangan Jumat (23/12/2016), IHSG ditutup turun 15,166 poin (0,30%) ke 5.027,704. Sementara indeks LQ45 ditutup melemah 4,682 poin (0,56%) ke 828.746.
Enam sektor melemah, sementara 4 sektor lainnya menguat. Sektor aneka industri memimpin pelemahan indeks sore ini sebesar 2,20%. Sementara sektor industri dasar mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 0,40%.
Sebanyak 129 saham naik, 180 saham turun, dan 97 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 278.543 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 20,944 miliar saham senilai Rp 8,624 triliun. Dana asing masuk tercatat Rp 457,672 miliar.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Indo Kordsa (BRAM) naik 900 poin (13,85%) ke Rp 7.400, Pelat Timah Nusantara (NIKL) naik 490 poin (24,75%) ke Rp 2.470, Maskapai Reasuransi (MREI) naik 400 poin (11,43%) ke Rp 3.900, dan Inti Agri Resources (IIKP) naik 240 poin (8,66%) ke Rp 3.010.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya Gudang Garam (GGRM) turun 550 poin (0,90%) ke Rp 60.300, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun 375 poin (3,08%) ke Rp 11.800, Asuransi Ramayana (ASRM) turun 290 poin (9,73%) ke Rp 2.690, dan Astra Agro Lestari (AALI) turun 275 poin (1,66%) ke Rp 16.300.
Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) bergerak stagnan terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS sore stagnan di Rp 13.450 alias sama dengan posisi pembukaan pagi.

Baca Juga :  Siap-siap AS Bakal Kena Resesi di Tahun 2023 Ini