foto-berita-2

 

JASINGA, Today – Hampir setiap daerah di Kabupaten Bogor memiliki tradisi khas dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Pun demikian di Kampung Peutey, Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, banyak kegiatan dilakukan saat memperingati maulid nabi.

“Warga Kalongsawah sangat antusias membuat dongdang dengan kreasi mereka masing-masing, dimana isi dongdang tersebut setelah dilakukan penilaian kemudian dibagikan kepada warga dan masyarakat sekitar yang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujar Omang warga Kalongsawah.

Kegiatan itu, kata Omang, selalu dilakukan warga setiap peringatan maulid. Bahkan, dirinya rela kurang tidur untuk membuat Dongdang, apalagi isinya yang merupakan makanan dibagikan kepada warga. “Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus kita jaga, karena bila bukan kita yang menjaga siapa lagi,” katanya.

Baca Juga :  Truk Bermuatan Kardus di Bogor Tabrak Pembatas Jalan Hingga Mobil

Dongdang selalu ada dalam acara dan diarak iring-iringan mengelilingi kampung dan berakhir di masjid, setelah dibacakan do’a nantinya isi dongdang tersebut dibagikan kepada warga yang hadir. “Tidak hanya datang untuk menyaksikan arak-arakan dongdang, masyarakat juga ikut serta berkreasi dalam rombongan arak-arakan bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan Kepala Desa,” ungkapnya.

Ketua RW 02 Kampung peutey, Desa Kalong Sawah Uki mengatakan, tradisi dongdang ini sudah menjadi agenda tahunan di Kampung Peutey, harus dilestarikan dan harus dikembangkan dari tahun ke tahun, supaya lebih menarik lagi dan kreatif lagi dalam membuat dongdang. “Mudah – mudahan kedepannya generasi penerus bisa lebih baik lagi melaksanakan acara Maulid Nabi Muhammad SAW,” harap Uki.

Baca Juga :  Kerap Banjir Saat Hujan Turun, Petugas Oranye Bersihkan Drainase

Kepala Desa Kalong Sawah, Engkus Kusmana memaparkan, acara arak-arakan dongdang ini diikuti dari 13 RT, 3 RW dan 1 Kadus, dengan berbagai jenis ornamen dongdang yang sangat menarik. Para tokoh agama pun mendatangi Kantor Desa meminta izin dan dukungan untuk melaksanakan maulid Nabi Muhammad SAW.

“Karena tujuannya bagus dan baik untuk keagamaan, langsung saya izinkan dan membantu semaksimal mungkin. Saya pun berharap kepada warga Kampung Peuteuy yang sudah saya anggap saudara sendiri tetap menjaga budaya kita ini dan di tahun-tahun berikutnya lebih menarik lagi,” singkat Kades. (Iman R Hakim)