foto-berita-2

BOGOR TODAY – Usai sidang Paripurna kabinet di Istana Bogor, Kota Bogor, Rabu 4 Januari 2017, kabinet Jokowi seperti, menteri dan kepala lembaga negara makan siang dengan menikmati jajanan PKL.

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menraktir para pejabat negara makan siang ala kaki lima. Sejumlah pedagang kaki lima yang diundang Istana telah menyiapkan berbagai menu, seperti nasi goreng, mie, sate Madura di gerobak. Tak hanya anggota kabinet, para wartawan juga dipersilakan untuk ikut makan siang nasi bersama.

Baca Juga :  Ketua Dewan Rudy Susmanto Minta Program Samisade Dilanjut Hingga 2024

Salah seorang pedagang nasi goreng, Nurhadi‎ menceritakan, awal mula diundang ke Istana Bogor. Dia mendapatkan undangan dari Sekretariat Kepresidenan untuk menyediakan nasi goreng. Tentu saja syaratnya semua harus bersih dan rapi, termasuk pakaian Nurhadi.

“Kami dikasih tahunya mendadak, baru tadi malam untuk datang ke Istana untuk membawa gerobak nasi goreng. ‎Kami di suruh pakai baju batik,” kata Nurhadi.

Baca Juga :  Sambut Satu Abad Nahdlatul Ulama, PC Fatayat NU Kota Bogor Pawai Payung Hijau dan Pelepasan Balon Putih

Sehari-hari, Nurhadi berjualan Nasi goreng di pinggir jalan‎ depan Balai Kesehatan Tentara Bogor pada malam hari. Harga per porsi nasi goreng mengikuti pasar yaitu Rp12 ribu.

Staf Sekretariat Kepresidenan Istana Bogor mengatakan nasi goreng kaki lima yang diundang untuk menyediakan makan siang hari ini merupakan langganan putri Jokowi, Kahiyang Ayu.

“Nasi goreng ini langganan Mbak Hayang. Biasanya pulang kuliah mbak Hayang beli nasi goreng ini,” tutur dia. (Tri Sumantri Maha Putra)