BOGOR TODAY- KONI Kota Bogor akan mengambil alih kepengurusan cabang olahraga (cabor) yang terindikasi tengah berkonflik ditubuhnya. Hal itu dilakukan agar tidak muncul dampak buruk terhadap persiapan Porda 2018.

“KONI akan mengambil alih pembinaan atlet dari cabor-cabor yang sakit sebagai langkah kita membenahi semua cabor,” ujar Wakil Ketua I Bidang Organisasi pada KONI Kota Bogor Dedi Sumarna, Jumat (6/1/2017).

Baca Juga :  Ukraina Ancam Boikot Olimpiade 2024

Dedi menjelaskan, yang dimaksud dengan cabor sakit itu dalam artian terjadi konflik di kepengurusannya. Jika hal itu dibiarkan berlarut-larut disinyalir berdampak buruk terhadap Porda nanti.

“Ini jika terus dibiarkan akan berimbas pada pencapaian target Porda 2018. Sebab, Wali Kota Bogor menargetkan Kota Bogor dapat meraih tiga besar,” kata Dedi.

Baca Juga :  Gibran,Bocah Asal Kabupaten Bogor, Sabet Juara 1 di Ajang Taekwondo Challenge Kemenpora

Dia enggan menyebutkan secara pasti cabor mana saja yang tengah dirundung sakit saat ditanya. Namun, kata Dedi, ada beberapa cabor yang terindikasi tengah dalam pemantauan KONI.

“Dan tidak menutup kemungkinan kepengurusan cabor akan ada carateker dari KONI sebelum penyelenggaraan Muscalub,” tandasnya. (Yuska/*)


1 KOMENTAR

  1. To fastsn а lock to the gate (to keep your ⅼittle ones
    coming from opening it on their own), just add an eye
    scrеw to the gate, to the lеading (do noot put thіs expensive on the gate, or even your kids will definitely take eviction down, attempting to open it).

Comments are closed.