Untitled-91CIBINONG TODAY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus berupaya menggapai visi yakni, menjadi kabupaten termaju di Indonesia. Waktu tersisa tinggal kurang lebih dua tahun, oleh karena itu, penuntasan pencapaian target Kabupaten Bogor termaju terus digeber.

Untuk mewujudkan mimpi itu, disisa waktu kurang dari dua tahun, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Litbang Kabupaten Bogor, menggelar forum konsultasi publik dengan melibatkan seluruh element.

“Tujuannya, untuk menjaring aspirasi pemangku kepentingan, untuk menghimpun aspirasi atau harapan para pemangku kepentingan terhadap prioritas dan sasaran pembangunan dalam penyusunan rancangan awal RKPD Kabupaten Bogor 2018,” ujar Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah, Kamis (12/1/2017).

Baca Juga :  Kasus Campak di 24 Kelurahan Kota Bogor, Dokter RSUD: Kenaikan Kasus Akibat Anak Tak di Imunisasi

Peserta forum konsultasi sendiri terdiri dari, pakar perguruan tinggi akademisi, instansi vertikal, swasta dunia usaha perbankan, asosiasi, perwakilan pers, LSM, ulama tokoh masyarakat dan perwakilan perempuan. “Dari Pemkab Bogor sendiri yakni, Asisten, satf ahli, kepala PD teknis, PD kecamatan ditambah anggota tim RKPD Kabupaten Bogor tahun 2018,” terang Syarifah.

Baca Juga :  Sambut Satu Abad Nahdlatul Ulama, PC Fatayat NU Kota Bogor Pawai Payung Hijau dan Pelepasan Balon Putih

Ada 10 isu strategis yang dibahas dalam forum konsultasi publik diantaranya, pendidikan, kesehatan, sosial, pelayanan publik, kependudukan, trantibum, lingkungan, ketimpangan, distribusi dan konsumsi pangan dan perekonomian.

“Rancangan prioritas dan fokus pembangunan Kabupaten Bogor 2018 ada lima yang kami prioritaskan yakni, menuntaskan pencapaian target penciri kabupaten termaju, meningkatkan pelayanan kesejahteraan sosial, meningkatkan pelayanan publik dan penataan administrasi serta meningkatkan penyediaan sarana dan prasarana wilayah. Kelima, meningkatkan daya saing perekonomian,” tandasnya. (Iman R Hakim)