unameddKEMANG TODAY – Kinerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah III Parung dikeluhkan masyarakat Kemang. Tidak ada kerja nyata yang dilakukan UPT, akhirnya warga pun kerja bakti memperbaiki saluran irigrasi dan melakukan perawatan secara swadaya.

“Seperti saluran irigrasi di Kampung Kaum RW 06, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, irigrasi yang mengairi persawahan di sekitarnya mengalami keruksakan dan sampai saat ini belum mendapat perbaikan dari UPT Pengairan,” kata Ujang (54) warga setempat.

Baca Juga :  Sebut KSU Karya Mandiri Koperasi Rentenir, Pengurus Wilayah Tanah Sareal Klarifikasi dan Mohon Maaf

Belum adanya perbaikan dari UPT Pengairan dan terkesan ada pembiaran, bukn hanya mengalami keruksakan, saluran tersebut mengalami pendangkalan yang sangat parah.

“Masyarakat dibantu anggota Koramil Kemang melaksanakan perbaikan dan pengerukan saluran irigrasi, karena kalau dibiarkan keruksakan akan berdampak banjir dan dikawatirkan akan menambah beban petani dan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  DPRD Kawal Musrenbang Kecamatan Kota Bogor, Targetkan RPJMD Kota Bogor Rampung di 2024

Keruksakan dan pendangkalan, lanjut Ujang sudah terjadi beberapa bulan lalu. “Saya berharap pihak terkait bisa turun kelapangan, karena saluran ini mengairi sawah. Kalau air sulit petani kasihan dan bukan hanya itu, sebentar lagi kan musim hujan kalau tidak dikeruk lumpurnya dikawatirkan bila hujan lebat, air dari saluran ini bisa meluap ke jalan,” tandasnya. (Iman R Hakim)