SUKABUMI TODAY- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan pengadaan lahan untuk pembangunan jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) ditargetkan selesai pada tahun ini.

“Setelah tersedia lahan untuk jalan tol sesi II Cigombong-Sukabumi akan dilanjut dengan pembangunan fisik oleh PT Trans Jabar Tol dan untuk pelaksananya PT Waskita Group,” kata Ketua Tim Pembebasan Lahan Tol Bocimi Tahap II Kementerian PUPR Bambang Suharto di Sukabumi, Kamis (2/2).

Baca Juga :  Penyeludupan 30 Kg Ganja Asal Aceh di Palembang Berhasil Digagalkan Polisi

Pembangunan sesi II ini akan menggunakan lahan 165 hektare tanah milik warga di empat kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang berada di wilayah utara seperti Kecamatan Cicurug, Parungkuda dan Ciambar.

Selain itu, ada 10 desa yang akan terkena dampak megaproyek tersebut yakni Desa Benda, Nanggerang, Tenjoayu, dan Purwasari di Kecamatan Cicurug. Kemudia Desa Pondokasolandeuh dan Sundawenang di Kecamatan Parungkuda.

Sisanya Desa Ciambar, Ambarjaya, Cibunarjaya dan Munjul di Kecamatan Ciambar. Dari perhitungan sementara ada sekitar 850 pemilik tanah yang lahannya akan dibebaskan.

Baca Juga :  Kasus Campak di 24 Kelurahan Kota Bogor, Dokter RSUD: Kenaikan Kasus Akibat Anak Tak di Imunisasi

Untuk pembebasan lahan ini akan dikaji terlebih dahulu untuk menentukan harganya yang tepat oleh tim independen agar tidak terjadi permasalahan ke depannya. Sementara pembayarannya sesuai ketetapan Kementrian Keuangan dan Kementrian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional.