BOGOR TODAY- Tahun ini pemertintah menaikan batas maksimal program rumah bersubsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) menjadi Rp 141 juta. Namun ada pengembang yang fokus menyasar segmen masyarakat bawah menawarkan rumah dengan harga di bawah program tersebut.
rumah-murah-205-jutaa-properti-rumah-2924475
Salah satunya adalah Young & Loud Development. Pengembang ini menawarkan rumah murah seharga Rp 104 juta di Ciseeng, Kabupateng Bogor dengan nama Samasta.

Berbeda dengan skema FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahaan), pengembang ini menawarkan uang muka sebesar Rp 10,9 juta. Harga jual rumah dengan tipe 26 bernama Aubree sebenarnya Rp 109 juta. Namun pengembang memberi diskon biaya proses KPR sebesar Rp 5 juta.

“Jadi harganya Rp 104 juta. Tapi ini kami yang subsidi. Jadi ini bukan program subsidi pemerintah. Kita memang fokus jual rumah murah,” kata Marketing Young & Loud Development Egi saat pameran Indonesia Property Expo (IPEX) 2017 di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (12/2/2017).

Untuk besaran cicilan juga ditawarkan lebih fleksible. Pengembang membebaskan pembeli memilih jenis KPR yakni KPR BTN Syariah dan KPR BTN Konvensional.